Baru Dibangun, Jalan Rama Kasih Rusak Lagi

9.155 dilihat
Warga menunjukkan jalan yang baru dibangun sudah rusak lagi

OGAN ILIR, buanaIndonesia.com– Kondisi jalan Desa Rama Kasih, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir yang baru saja dibangun, kini sudah rusak lagi.Warga setempat mengaku kecewa dengan pihak kontraktor pelaksana yang mengerjakan pembagunan jalan itu secara asal-asalan saja dan tidak mengacu pada RAB dan Bestek yang seharusnya.

Berdasarkan pantauan dilapangan, jalan sepanjang 252 meter dengan lebar 3 meter yang sebelumnya dibangun dengan kontruksi cor beton, kini sudah hancur lagi. Bagian badan jalan itu, sudah dipenuhi dengan lubang. Bahkan, disejumlah titik tertentu badan jalan itu koral dan pasirnya berhamburan.

Advertisement

Salah seorang warga setempat Jhon (50) saat dibincangi wartawan buanaindonesia.com mengatakan, kerusakan yang terjadi dengan jalan yang baru dibangun 3 bulan lalu itu terjadi karena, dalam teknis pelaksanaan yang dilakukan kontraktor pelaksananya tidak sesuai dengan RAB yang telah ditentukan.

“Jalan ini di cor dengan adukan material satu, tiga, enam atau 2 sak semen, 7 Koral dan 12 Pasir. Jadi wajar saja kalau belum genap tiga bulan setelah pelaksanaan jalan ini kembali hancur. Padahal, proyek jalan ini menelan dana sebesar Rp 118.400,000, yang bersumber dari dana APBD-P Kabupaten Ogan Ilir tahun anggaran 2013 yang dikerjakan oleh CV Sepadan Jaya,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, buruknya kualitas pembangunan jalan di desanya itu terjadi lantaran dinas lemah dalam hal pengawasan. “Jalan ini sudah diperiksa oleh Dinas PU dan Bappeda, namun sepertinya tak ada tanggapan yang serius terhadap pihak kontraktor pelaksanya,” katanya.

Sebagai masyarakat penerima manfaat dari pembangunan jalan itu, Jhon mengatakan dirinya bersama warga lainnya tidak menerima hasil pekerjaan pihak kontraktor jalan tersebut. “Kami tidak bisa terima dengan hasil pekerjaan seperti ini dan kami minta pihak kontraktor bertanggungjawab melakukan perbaikan ulang,” tegasnya.

Pihak CV sepadan Jaya, Kartedi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya kesulitan dalam mengangkut material ke lokasi yang sangat jauh dari jalan poros. Namun demikian, Kartedi mengaku pihaknya siap bertanggungjawab. “Kerusakan yang terjadi dengan jalan itu akan kami lakukan perbaikan,” katanya singkat.

Sementara itu, Dinas PU Cipta Karya dan Bappeda sampai berita ini diturunkan belum berhasil dimintai konfirmasinya. (mie)

Advertisement