Amrullah : Diharapkan Pelaku Dihukum Mati

12.469 dilihat

OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Amrullah (41) Suami dari Rita korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Sungai Ogan desa Ulak kembahang (Bantian) lubuk keliat Kabupaten Ogan Ilir pada pemberitaan sebelumnya Mayat Wanita Ditemukan di Pinggir Sungai Ogan Sabtu (15/02/14) kemarin, berharap pelaku pembunuhan terhadap istrinya dihukum seberat beratnya. “dihukum mati saja, karena dia tidak berperikemanusiaan,” Demikian ungkapan dari Amrullah suami Rita

Amrullah yang sejak dari tahun 1996 mengabdi sebagai PNS guru di SMPN 3 Tulung Selapan di Kayuara OKI  ini mengaku tidak ada firasat sedikitpun akan kematian istrinya dan mengaku kontak terakhir dengan istri pada jumat kemarin sehari sebelum kematian korban, Saat kontak tersebut istrinya mengatakan sudah membelikan sepatu untuk suaminya.”Pa, aku sudah belikan kamu sepatu,”ungkap Amrullah menirukan percakapan istrinya saat kontak terakhir.

Advertisement

Padahal menurut Amrulah pemberian seperti itu tidak pernah sama sekali dilakukan istrinya, sepatu ini pemberian pertama dan terakhirnya dari istrinya. “Namun sampai sekarang aku belum liat sepatunya”, ungkap bapak tiga anak ini.

Amrullah mengaku tidak pernah ada cekcok dalam rumah tangganya. “kami termasuk keluarga yang bahagia, seminggu sekali baru pulang karena jarak tempuh antara tempat kerja dengan tempat tinggal terlalu jauh, Dengan anak-anak juga dekat, sekarang yang sulung Imam sudah  kelas 2 SMA, yang nomor dua  Ica kelas 3 SMP dan yang bungsu  Adam duduk kelas 6 SD,”

Saat disinggung apakah ada tanda-tanda kepergian korban, menurut Amrullah yang didampingi anak keduanya Ica tidak ada tanda tanda mencurigakan, namun saat disinggung kedekatan korban dengan tersangka, menurut Amrullah dia hanya mengenal nama saja dengan pelaku yang sudah diamankan di Polres sekarang, tapi mengaku belum pernah ketemu dengan pelaku. “Terus terang aku ingin bertemu dengan pelaku, seperti apa orangnya yang tega membunuh istriku dengan keji” ujar Amrullah.

Memang diakui oleh Amrullah, istrinya termasuk periang sementara dirinya pendiam dan yang paling diingat oleh Amrullah saat istrinya cerewet masalah kebersihan di rumahnya.

Amrullah mengaku waktu dihubungi polisi pada sabtu (15/02/14) kemarin sekitar pukul 17.00 dan langsung pulang dan tiba  Indralaya pukul 20.00 wib, langsung malam itu juga berangkat ke RSMH Palembang untuk memastikan dan melihat dari dekat jasad korban.

Waktu melihat  dari dekat serta meyakini kalau yang terbujur kaku tersebut memang benar istrinya, setelah itu pulang kembali ke Indralaya, Keesokan harinya, minggu (16/02) pagi beserta anaknya kembali meluncur ke RSMH Palembang untuk menjemput jasad istrinya yang sudah dilakukan otopsi.

” Aku berkeyakinan ada pelaku lain juga, diharapkan pelaku dihukum mati”, ujar Amrullah yang beringinan pindah kerja ke Kabupaten Ogan Ilir agar lebih dekat dengan anak anaknya. Karena merasa kasihan dengan anak anaknya setelah kejadian ini. “Siapa lagi yang akan menjaga anak saya kalau bukan saya.”ungkapnya lirih.(Mie)

Advertisement