Antara Kali Jodoh & Pengusaha Sekaligus Orang Yang Ditokohkan di Tempat Prostitusi

30.523 dilihat

Jauh sebelum seramai saat ini, kali jodoh pada tahun 1950 lebih dikenal dengan kali angke. Ditempat ini sering diselenggarakan pesta mencari jodoh yang lebih di kenal dengan pesta air dan peh cun.

Dalam pesta tersebut para bujang dan gadis akan berusaha mencari pasangan yang mereka sukai. Para gadis dan bujang akan naik perahu lalu saling melempar kue jika ada bujang atau gadis yang ditaksirnya.

Advertisement

Tokoh masyarakat Betawi Ridwan Saidi menuturkan jika pesta air tersebut sangatlah ramai karena banyak warga sekitar yang ikut menonton..

Dia menjelaskan karena sering di indentikkan mencari jodoh, akhirnya kali angke lebih dikenal kali jodoh. Hanya saja pada saat itu kali angke airnya bersih dan jernih berbeda denga kondisinya saat ini.

Kali jodoh saat berubah menjadi kawasan prositusi dan perjudian. Disepanjang kali jodoh dipenuhi dengan banguan kafe-kafe yang menyediakan PSK dan minuman keras. Dikutif dari kabarjakarta.com. Halaman selanjutnya—–>

Advertisement