PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Residivis begal motor, Apriadi alias Bodong bin Suep (30) warga Mariana, Banyuasin, Sumsel, tewas usai baku tembak dengan polisi. Tersangka diketahui baru saja melakukan hubungan badan dengan seorang pekerja seks komersial (PSK).
Peristiwa itu terjadi di lokalisasi Kampung Baru, Jalan Kolonel H Burlian Palembang, Kamis (7/5) pukul 02.00 WIB. Polisi yang sudah mengincar tersangka sejak tiga hari setelah mengetahui keberadaannya, mendatangi lokasi sejak Rabu (6/5) pukul 10.00 WIB.
Begitu melihat tersangka, belasan polisi dari dua tim langsung menangkap tersangka. Namun, tersangka berhasil kabur dan bersembunyi di samping salah satu kafe.
Tersangka melepaskan tembakan ke arah anggota. Beruntung, tembakan itu tak mengenai petugas. Ada perlawanan, polisi membalas tembakan guna melumpuhkan tersangka. Satu tembakan mengenai pinggang bagian kanan. Tersangka tersungkur.
Setelah dibawa di rumah sakit, tersangka tewas tiga jam setelah kejadian atau pukul 05.40 WIB. Jasad tersangka langsung dibawa pihak keluarga tanpa dilakukan otopsi.
Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Irsad Sinuhaji menungkapkan, tersangka merupakan buronan yang kerap melakukan aksi pembegalan. Paling tidak, tersangka sudah 25 kali melakukan kejahatannya. Lima rekannya sebelumnya sudah ditangkap dan dua lainnya masih buron.
“Tersangka adalah otak begal motor di Palembang. Dia tewas saat baku tembak dengan kami dini hari tadi,” ungkap Irsad, Kamis (7/5).
Dari tangan tersangka, diamankan satu pucuk senjata api rakitan dan dua butir peluru. Kematian tersangka diterima keluarga dengan menandatangani surat penyerahan jenazah.
“Kami masih buru dua pelaku lain yang masuk kelompok tersangka. Lima tersangka lain sedang disidang di pengadilan,” pungkasnya. (Erw-Wardoyo)








