BKS Minta Pencegahan Penyebaran COVID-19 Dimaksimalkan

7.735 dilihat
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Gubernur Sumsel H Herman Deru, saat meninjau pelayanan antigen gratis di terminal Alang-Alang Lebar, Palembang, Sabtu 22 Mei 2021

BUANAINDONESIA, SUMSEL- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (BKS) minta agar upaya pencegahan penyebaran COVID-19 tersebut terus dilakukan dan diperketat.

“Apalagi setelah libur hari raya ini, setelah libur panjang biasanya ada kenaikan. Untuk itu, kita harus tetap bekerjasama dan tetap tegas,” ujar Menhub saat meninjau langsung pelayanan antigen gratis kepada penumpang dan pengemudi angkutan di terminal Alang-Alang Lebar, Palembang, Sabtu 22 Mei 2021.

Advertisement

Termasuk juga memasifkan random testing atau pengetesan acak COVID-19 baik kepada penumpang maupun pengemudi angkutan.

“Random testing COVID-19 ini harus dilakukan dengan baik sebagai upaya pencegahan. Langkah ini akan membuat penumpang dan pengemudi angkutan ini tahu jika kondisi tidak sehat, mereka belum bisa melakukan perjalanan. Ini sebagai edukasi agar masyarakat disiplin. Mudah-mudahan Sumsel dapat menjadi kontributor untuk pencegahan penyebaran COVID-19 secara nasional,” terangnya.

Ditempat yang sama, Kepala  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, kolaborasi semua pihak yang tergabung dalam satgas penanganan COVID-19 di Sumsel sangat baik.

“Sekitar tiga minggu lalu, kami khawatir tingginya angka peningkatan covid 19 di Sumsel. Lalu ditemukan juga varian baru COVID-19. Tapi setelah adanya langkah yang dilakukan satgas, kita lihat, angka BOR di Sumsel turun signifikan dan saat ini 42 persen. Ini hasil yang sangat baik,” katanya.

Kendati upaya tersebut telah menunjukkan hasil yang patut diapresiasi. Namun dia menekankan agar satgas tidak terlena. Sebab, saat ini masyarakat masih masih ramai melakukan arus balik pasca lebaran.

“Instruksi presiden, situasi ini tolong dijaga terus, tidak boleh kendor dan jangan sampai lengah. Kerjasama juga terus erat. Biasanya ada kenaikan setelah libur panjang ini,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, satgas nasional akan terus memantau perkembangan COVID-19 pasca libur panjang ini.

“Jika mengalami kenaikan tentu kita harus waspada. Siapkan tempat isolasi, rumah sakit dan perlengkapan lainnya. Namun jika sampai petengahan bulan Juni nanti tetap stabil, kita bisa tenang,” paparnya.

Dia juga menargetkan, agar daerah dapat serendah mungkin menekan angka penyebaran COVID-19 pasca libur panjang ini.

“Berkaca dari tahun lalu, pasca lebaran penyebaran COVID-19 naik sampai 119 persen. Untuk tahun ini kita harapkan serendah mungkin dapat ditekan. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi teori pingpong. Saat ini pulau Sumatera dan lainnya merupakan zona merah dan orange, jangan sampai pulau Jawa yang sudah rendah ini kembali tinggi penyebarannya karena arus balik. Ini harus kita jaga bersama,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, satgas COVID-19 di Sumsel akan terus bertekad untuk menekan angka penyebaran COVID-19 ini.

“Kita telah bertekad untuk menekan angka COVID-19 di Sumsel ini. Kita juga berterima kasih kepada Menhub dan BNPB,”

Advertisement