Bupati & Ketua DPRD Banyuasin Disandera Teroris

11.014 dilihat
tim Gultor mengefakuasi bupati Banyuasin dan Ketua DPRD
tim Gultor mengefakuasi bupati Banyuasin dan Ketua DPRD

BANYUASIN, buanaindonesia.com- Kontak senjata antara tim penanggulangan teror (Gultor) Raiders 200 dengan kawanan teroris berlangsung mencekam dan menegangkan, Senin (9/12) 2013.

Letusan  senjata laras panjang dan meriam bersahutan satu sama lainnya.
Sekitar 10 menit berjibaku, tim Gultor Raiders 200 berhasil melumpuhkan kawanan teroris yang menyerbu perkantoran Kabupaten Banyuasin dan kantor DPRD Banyuasin.

Advertisement

Setelah tim Gultor berhasil melumpuhkan dua orang tersangka yang menyandera Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH, dan Ketua DPRD Banyuasin H Agus Salam.

Saat itu, dua pelaku bersenjata api berhasil menyandera Bupati dan Ketua DPRD Banyuasin, lalu memasukkan keduanya ke dalam sebuah kendaraan bus antar jemput pegawai Pemkab Banyuasin, yang terparkir persis di belakang kantor bupati.

Dalam pelarian tersebut, tim Gultor yang berjumlah 15 orang, menggunakan 2 kendaraan taktis perang jarak dekat (PJP) serta 2 motor sepesialis enjen, berhasil menghentikan laju kendaraan bus sandraan.

Hanya membutuhkan 10 menit, tim Gultor langsung mengepung kendaraan bus pegawai tepat di rumah dinas Bupati Banyuasin, dengan memecahkan kaca dan berhasil menembak mati dua penyandera.

Bupati dan Ketua DPRD Banyuasin berhasil dengan selamat dan sehat walafiat dikeluarkan  tim Gultor. Apa yang terjadi ini bukan kejadian sebenarnya, melainkan dalam  simulasi untuk persiapan pengamanan Pilpres 2014 mendatan.

Danyon 200 Raiders Letkol Inf I Ketut Merta Gunarda melalui Wadanyon 200 Raiders Mayor Inf  Trihandoko Wicaksono saat memimpin simulasi latihan pemeliharaan dan peningkatan kemampuan menjelang Pilpres 2014 menjelaskan, untuk pelatih pendukung terdiri dari 30 orang, dan pelaku 50 orang yang terlibat dalam latihan tersebut.

“Hal ini kami lakukan untuk melatih anggota kita menghadapi situasi politik di negara kita menjelang Pilpres, latihan penanggulangan teror,” katanya.

Lanjut dia, sebelumnya tim Gultor juga telah melakukan simulasi di dalam Gerbong Kerata Api di Kertapati Palembang. “Selanjutnya besok (Selasa, 10/12) kami akan melanjutkan kegiatan ini di dalam kapal di Perairan Pusri,” tukasnya

Advertisement