Diduga Oknum Adik Bupati Tipu Kontraktor

8.692 dilihat

MUARAENIM, Buanaindonesia.com- Salah Satu Kontraktor mengancam akan mengadukan oknum adik bupati muara enim berinisial VR alias YN. Pasalnya  oknum itu Diduga   telah menipu hampir ratusan juta rupiah.demikian prihal ini dikatakan Firdaus Alamsah selaku kuasa dari CV Anugrah Bersama, pada media ini beberapa waktu lalu.

“Saya tidak main-main, ini akan saya laporkan kepada pihak berwajib” ucap Firdaus bernada kesal. Menurut Firdaus , kejadian bermula saat dirinya hendak mengikuti proses lelang proyek pengadaan lampu jalan sebesar Rp 971.663.550 dan lampu median jalan dengan dana Rp 532.358.750 yang dikordinir oleh satuan Badan Perlengkapan Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim,

Advertisement

Menurutnya Disana dirinya ketemu dengan VR alias YN yang mengaku sebagai adik bupati, “alhasil dari pembincangan kami , saya mendapatkan angin segar. Yaitu saya bisa mendapatkan proyek tersebut  Dengan catatan saya harus memberikan fee sebesar 15 persen atau sebesar Rp 210 juta.kepadanya” ungkap firdaus.

Masih menurut Firdaus, karna merasa yakin dengan oknum itu pada tahap awal dirinya menyerahkan uang sebesar Rp 80 juta, yang dilakukan di salah satu ruangan di depan kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Muaraenim pada hari Selasa (23/08/11)  yang disaksikan oleh Muhammad Zakaria dan Sutendi Sementara dari pihak VN alias YN, disaksikan oleh Herianto.

“Saya memiliki sejumlah bukti berupa kwitansi penyerahan uang dan video rekaman saat penyerahan uang berlangsung.  Kami merasa sangat dirugikan dalam proses pelaksanaan tender ini, sudah dijanjikan dan kami sudah membeli sejumlah barang perlengkapan untuk keperluan pengerjaan proyek itu,” ancam Firdaus kesal

Selain itu lanjutnya salah satu saksi yang melihat dirinya menyerahkan uang fee tersebut adalah Yanto Dalbo (YD), kepada VN alias YN. Bahkan uang tersebut yang pertama kali yang memegangnya adalah YD sebelum diserahkan ke oknum VN alias YN tersebut, untuk penandatangan kwitansi juga YD turut menyaksikannya,

Bahkan YD, sempat menyampaikan permasalahan ini kepada salah satu keluarga dekat Bupati  melalui SMS, denga tujuannya minta di selesaikan. Namun sepertinya  (keluarga Bupati tersebut), angkat tangan dan tidak mau ambil resiko serta mempersilahkan dirinya untuk menyelesaikannya baik lewat jalur hokum, (Almadi )

Advertisement