
MUARAENIM, Buana Indonesia- Fraksi Gerindra secara gamblang menyatakan menolak Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Muaraenim Tahun 2012. Sebab mereka menilai RAPBD Tahun 2012, kurang mencerminkan RAPBD yang pro rakyat tetapi sebaliknya menyakitkan rakyat.
Menurut Ketua Fraksi Gerindra H Sulaiman Alwi yang didampingi Sekretaris Hendri Gunawan SH, bahwa secara umum pembangunan yang telah, sedang dan akan dilakukan kurang merata dan kualitasnya kurang baik. Lalu masalah pembangunan, banyak ditemukan yang kurang pro rakyat dan bersifat belum terlalu urgen seperti pembangunan perkantoran yang menelan puluhan miliar, padahal masih banyak yang lebih prioritas seperti pembangunan sekolah, puskesmas, jalan, listrik dan lain-lain yang benar-benar langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Secara umum RAPBD ini, kami nilai kurang pro rakyat tetapi cenderung menyakiti rakyat. Maka kami menyatakan menolak RAPBD ini,” tukas Hendri.
Ketua Fraksi Demokrat Dwi Windarti SH MHum,
Demokrat pada RAPBD Muaraenim tahun 2012, terlihat belum mencerminkan pro rakyat yang benar-benar langsung dinikmati oleh rakyat, adil dan merata. Dan ia meminta kedepan pemkab untuk setiap menutupi kekurangan anggaran jangan berpikir untuk menjual aset. Namun mulai mengoptimalkan dan mencari sumber PAD seperti dari pajak, retribusi daerah dan pengembanganinfrastruktur terutama untuk objek potensial yang bisa meningkatkan PAD.
Ketua Fraksi Gabungan Persatuan Bintang Kerakyatan, Syamsiar ST, meminta kepada eksekutif untuk merencanakan pembangunan yang benar-benar pro rakyat dan berskala prioritas. Sehingga program yang dibuat dan dana yang digunakan benar-benar tepat sasaran dan optimal.
Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Liono Basuki BSc, bahwa jika melihat Nota Keuangan RAPBD tahun 2012 naik sebesar 8,22 persen, namun jika dibandingkan tahun 2011 yang sebesar 15,47 persen, itu persentase sedikit turun. Untuk kedepan perlu dilakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran eksekutif sehingga lebih terukur, terarah dan profesional.(Agus Black)







