DPRD dan Gubernur Sumsel Sepakati KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020

15.453 dilihat
DPRD dan Gubernur Sumsel Sepakati KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020

BUANAINDONESIA, SUMSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna XVI (16). Jumat 2 Oktober 2020. dengan agenda penanda tanganan nota kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD Sumsel dan Gubernur terhadap KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020.

Ketua DPRD Sumsel, Hj. RA. Anita Noeringhati, SH, MH pada Rapat Paripurna XVI (16) dan Penjelasan Gubernur Sumsel- H. Herman Deru.  Keduanya menjelaskan terkait Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun Anggaran 2020.

Advertisement

Nota kesepakatan Rancangan Perubahan APBD Sumsel sebesar Rp. 10.782.004.726.404,70 yang mengalami peningkatan sebesar Rp. 125.753.591.581,40 atau 1,18%  bila dibandingkan dengan APBD TA 2020 sebesar Rp. 10.656.251.134.823,30.

Perubahan APBD TA 2020 disusun berdasarkan prioritas pembangunan Sumsel dan percepatan penanganan dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan akibat pandemic Covid – 19, dengan melakukan penyesuaian atas pendapatan, belanja dan pembiayaan, dengan konstruksi:

  1. Pendapatan : Semula sebesar Rp.10.355.399.024.137,00 menjadi sebesar Rp. 9.892.997.310.524,10 berkurang sebesar Rp. 462.401.713.612,90 atau 4,47%. Dengan Rincian
  2. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berkurang 11,5% : Semula Rp.4.051.157.668.289,00 menjadi Rp. 3.585.173.474.047,10
  3. Dana Perimbangan berkurang 0,07% : Semula Rp. 6.238.603.629.984,00 menjadi Rp. 6.234.368.422.477,00
  4. Lain-lain pendapatan daerah yang sah bertambah 11,91%. : Semula Rp. 65.637.725.864,00 menjadi 6.234.368.422.477,00
  5. Belanja : Semula Sebesar Rp. 10.541.651.134.823,30 menjadi sebesar Rp. 10. 662.889.824.852,70 bertambah sebesar Rp. 121.238.690.029,40 atau 1,15%. Dengan rincian
  6. Belanja Tidak Langsung bertambah 3,13%, Semula Rp. 6.537.011.918.748,30 menjadi Rp.741.381.082.739,47
  7. Belanja Langsung berkurang 2,08%. , semula Rp. 4.004.639.216.075,00 menjadi Rp. 3.921.508.742.113,23
  8. Pembiayaan : secara rinci dijelaskan,
  9. Penerimaan Pembiayaan bertambah 195,50%, Semula Rp. 300.852.110.686,30 menjadi Rp. 889.007.415.880,60 berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu dan pinjaman daerah.
  10. Pengeluaran pembiayaan bertambah 3,94%. ,semula Rp. 114.600.000.000,00 menjadi Rp. 119.114.901.552,00

Setelah Penjelasan Gubernur terhadap Raperda Perubahan APBD Prov. Sumsel TA 2020. Paripurna XVII diskors

Advertisement