DPRD Sumsel Gelar Tiga Rapat Paripurna

1.980 dibaca
Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda, menerima berkas dari Anggora Dewan, selasa 4 Juli 2017 di ruang rapat. foto : Humas

BUANAINDONESIA.CO.ID- SUMSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa 4 Juli 2017 menggelar tiga Rapat Paripurna, rapat berlangsung ditempat yang sama di Ruang rapat Paripurna DPRD Sumsel, Lantai 2.  Rapat  dipimpin oleh Ketua DPRD Sumsel, Giri Ramanda N. Kiemas didampingi unsur pimpinan dan Wakil Gubernur Sumsel H.Ishak Mekki. Serta dihadiri Anggota DPRD Sumsel, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumsel dan instansi terkait.

Adapun rapat Pertama,  Paripurna XXX agenda penambahan dan perubahan Program legislasi Daerah (prolegda).

Kedua  Paripurna XXXI, penyampaian  penjelasanan  Badan pembentukan Peraturan Daearah  terhadap rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif DPRD tentang perubahan keempat atas perda No 27 Tahun 2004 tentang kedudukan protokoler dan keuangan pimpinan dan anggota DPRD Sumsel. Dengan masuknya 1 (satu) Raperda inisiatif ini kedalam Perubahan Program Legislasi Daerah Tahun 2017 maka Program Legislasi Daerah Tahun 2017 memuat 23 (Dua puluh tiga). Terdiri dari  Raperda 12 (Dua belas) Usulan Hak Inisiatif DPRD Sumsel, 11 (Sebelas) Raperda usulan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Adapun rincian sebagai berikut :

   Raperda Inisiatif DPRD Sumsel sebanyak 12 ( Dua belas) Raperda :

  1. Raperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak Yatim, Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa.
  2. Raperda tentang Penyiaran Televisi melalui Kabel dan Sistem Stasiun Berjaringan.
  3. Raperda tentang Penyelesaian Batas Daerah Kabupaten/Kota.
  4. Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Pembudidaya Ikan.
  5. Raperda tentang Pembentukan Perseroan Terbatas Badan Usaha Milik Daerah Peternakan.
  6. Raperda tentang Pengawasan Izin Lingkungan Hidup.
  7. Raperda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat.
  8. Raperda tentang Penanggulangan Kemiskinan.
  9. Raperda tentang Pelestarian Cagar Budaya.
  10. Raperda tentang Ketahanan Keluarga.
  11. Raperda tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Nomor 27 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rapat Daerah Provinsi Sumatera Selatan.
  12. Raperda tentang Pelestarian Ekosistem Lahan Gambut.

  

Raperda Eksekutif usulan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, 11 (Sebelas) Raperda :

  1. Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016-2035.
  2. Raperda tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat.
  3. Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah.
  4. Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.
  5. Raperda tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Usaha.
  6. Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Inklusif Ramah Anak.
  7. Raperda tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi menjadi Perseroan Terbatas Sumatera Selatan Energi Gemilang.
  8. Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016.
  9. Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017.
  10. Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018.
  11. Raperda tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perseroan Terbatas Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan.

Selanjutnya ketiga,  Paripurna XXIX, dengan agenda pemandangan  Umum Fraksi-fraksi DPRD Sumsel terhadap Raperda  pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Sumsel tahun anggaran 2016. Perlu diketahui jumlah  Fraksi –fraksi di DPRD Sumsel ada 9 (sembilan). Pertama fraksi Gerindra,  PDI-Perjuangan, Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hati Nurani Rakyat (Hanura.  NasDem,  Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  dan  Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pemandangan umum tersebut disampaikan juru bicaranya masing-masing. Golkar  jubir – Linda Syahropi,  Demokrat – Surip Januarto,  PDI-P – Hujair Effendi,  Gerindra-Maliono,  PAN – Rusdi Tahar, Hanura- Ali Imron, NasDem-Ardani Awam, dan PKS – Syaiful Padly.