
BANYUASIN, Buana Indonesia- Aksi dua orang kawanan perampok yang telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) berhasil diamankan Polres Banyuasin Saat akan beraksi dengan bermodalkan senpi mainan dikelurahan Pangkalan balai Kecamatan Banyuasin III (30/07).
Kedua tersangka tersebut bernama Suparman Bin Muhtar (25) warga Desa Sedang Kecamatan Soak Tapeh dan Andri bin Rusmadi , warga Galang Tinggi Kecamatan Banyuasin III.
Kapolres Banyuasin AKBP A Iksan mengatakan bahwa tersangka memang sudah menjadi incaran “”Kedua orang tersebut merupakan DPO dan otakny adalah Suparman, selanjutnya dari informasi masyarakat kedua orang tersebut hendak menodong. Pada saat mereka keluar menggunakan motor Merek Yamaha Jupiter yang tidak bernopol yang diakui miliknya, persis di Pom Bensin Pangkalan Balai mereka belok dan berhenti di pom bensin, saat masih diatas motor kita lakukan penyergapan, dan kedapatan salah seorang diantaranya Andri membawa Senpi rakitan dan pisau Badig, yang sempat dibuang ke parit dan segera diamankan,” ujarnya.
Kedua tersangka saat beroperasi terkenal sadis mereka tidak segan-segan melukai korbannya dengan senjata tajam bahkan senpi, bahkan Saat akan di amankan keduanya sempat melakukan perlawanan.
Sementara tersengka Suparman dan Andri saat dimintai keterangan di Polres Banyuasin, mengatakan, sudah 1 kali melakukan penodongan dengan menggunakan Senpi rakitan mainan dan pisau badig bersama rekannya Andri. Yang pernah menodong di Desa Sedang yakni motor Revo Vit mengambil paksa dikebun karet.
“Aku baru sekali nian pak nodong minggu kemarin karena nak makan anak bini, hasil Rp 3,5 juta kami bagi berdua, dan aku nak nodong lagi di Pangkalan Balai,” ujarnya.
“Aku la insyaf nian pak idak akan nodong lagi, motor hasil menodong aku makan anak bini,” kilahnya. 2 buah unit motor yang digunakan kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Banyuasin (jns)







