Dua Minggu Tak Digaji, Pekerja PT. WK Datangi PUCK

7.941 dilihat
puluhan pekerja Waskita Karya datangi PUCK OI

OGAN ILIR, buanaindonesia.com– Karena sudah dua minggu tak menerima gaji, puluhan Pekerja PT. Waskita Karya (PT.WK) yang mengerjakan komplek Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir yang terletak di Desa Tanjung Senai Kecamatan Indralaya Rabu, (29/1) mendatangi Dinas Pekrjaan Umum Cipta Karya (PUCK) Kabupaten Ogan Ilir.

Berdasarkan pantauan dilapangan, kedatangan para pekerja ini, terkesan mendadak karena tidak terlihat penjagaan ketat yang dilakukan pihak kepolisian maupun Satuan Polisi Pamong Praja. Para pekerja inipun datang dengan spontanitas, tanpa ada yang mengomandoi, dan tidak menggunakan fasilitas layaknya yang dilakukan pendemo.

Advertisement

Salah seorang pekerja, Nasuha (44), warga asal Jawa Barat yang mengaku sebagai kepala tukang yang mengerjakan pengedaman kolam di pelataran Rumah Dinas Bupati di perkantoran tersebut, mereka datang dengan spontanitas tanpa ada komando.

“Kedatangan kami ini, inisiatif sendiri, karena kami tidak digaji Waskita Karya selama pekerjaan 20 hari yang kami lakukan,” ujarnya  saat hendak mengadap Kepala Dinas PU CK Kabupaten Ogan Ilir.

Dibeberkannya, semestinya pihaknya sudah menerima gaji tanggal 15 Januari 2014 lalu, karena tidak ada kejelasan dari pihak Waskita Karya hingga saat ini, pihaknya terpaksa mengadukan hal ini kepihak PU Cipta Karya.

“Kami sudah beberapa kali mendatangi kantor Waskita Karya yang terletak dibelakang Polsek Indralaya, namun tidak pernah ada orang lagi, no HP yang biasa digunakan pihak Waskita Karya, tak pernah aktif. Jadi, kami minta pertolongan pihak PU CK untuk mempertemukan kami dengan pihak Waskita, bagaimana dengan gaji kami ini,” paparnya.

Menurutnya, ada sebanyak 26 pekerja yang belum dibayar termasuk dirinya, dengan total yang menjadi kewajiban pihak waskita karya tersebut, sebesar Rp41 juta. “Yang pasti totalnya Rp41 juta, kalau dihitung perorang, itu bervariasi,” imbuhnya.

Dibeberkannya juga, dari sekian banyak pekerja yang belum dibayar tersebut, rata-rata didominasi pekerja lokal. “Ini rata-rata pekerja lokal yang tidak dibayar, kan ,” katanya.

Salah satu pekerja lokal Mat mengakui, dirinya tidak dibayar pihak Waskita Karya, selama 20 hari bekerja. “Kami ini bekerja hanya cukup makan saja, bukan untuk beli mobil. Kami minta tolong sekali hak kami diberikan,” ucapnya lantang.

Terpisah PLT PU CK Ogan Ilir , Asmiran ditemui usai menerima dua perwakilan dari pekerja yang menuntut haknya tersebut mengaku, pihaknya tidak tahu menahu persoalan ini. “Kami ini baru tahu inilah, masalah gaji pekerja, kami tidak sampai disana,” ujarnya.

Dengan adanya keluhan pekerja ini, yang sampai-sampai datang ke kantornya, pihaknya baru bisa menampung dan akan menyampaikannya kepada pihak waskita karya.

“Tadi dekat perwakilan pekerja, sudah saya telpon pihak waskitanya, dan pihak waskita karya, janji akan datang besok.(hari ini red) untuk menyelesaikan masalah ini,” tukasnya. (Mie)

Advertisement