GP2B Minta Rekapitulasi Ulang Pileg Banyuasin

8.971 dilihat

Palembang, Buanaindonesia.com – Aksi demonstrasi dengan sasaran kantor dan para komisioner penyelenggara Pemilu 2014 di Sumatera Selatan (Sumsel) akibat bentuk ketidakpuasan dan desakan penindakan atas indikasi pelanggaran yang dilakukan penyelenggara pemilu hal ini terjadi di Sumsel. Rabu (07/05/14) Puluhan anggota Gerakan Peduli Pemilu Bersih (GP2B) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel di Jalan Pangeran Ratu Jakabaring.

Dalam orasinya, GP2B mendesak KPU Sumsel agar mengambil alih kinerja KPU Kabupaten Banyuasin yang dianggap tidak melaksanakan pemilu secara profesional.

Advertisement

“Kami minta KPU Sumsel mengambil alih kinerja KPU Kabupaten Banyuasin yang tidak beres,karena penyelenggara tidak netral,” ujar Rubi Indriarta, Koordinator Aksi (Korak) saat menyampaikan orasinya di KPU Sumsel

Menurut Temuan mereka, saat pemilu legislatif, 9 April yang lalu, ada dugaan terjadi dugaan penggelembungan suara yang dilakukan partai. Untuk itu kami minta kepada KPU Sumsel untuk melakukan penghitungan ulang seperti yang terjadi di Musi Rawas.

“Banyuasin, minta dihitung ulang seperti Mura,”tegasnya.

Selanjutnya, kami menuntut adanya transparansi cara menentukan bilangan pembagi pemilih (BPP), agar lebih transparan.

Sementara itu, Aspahani, Ketua KPU Sumsel, dalam hal ini menyambut baik atas aksi yang dilakukan adik-adik sekalian. Namun pada prinsipnya kami selaku penyelenggara hanya menjalan perintah sesuai dengan aturan yang ada

“Jadi, kalau mau diadakan rekapitulasi harus melalui prosedur, kalau KPU Sumsel tidak mendapat rekomendasi dari bawaslu terus kami tidak bisa memenuhi, dan apabila Bawaslu mengeluar rekomendasi akan saya lakukan,”jelasnya, saat menyambut aksi demo di pintu masuk KPU Sumsel.

Advertisement