Hakim Teladan PN Palembang Raden Zaenal Arief Wafat: Sosok Santun dan Berintegritas Tinggi

5.168 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG- Kabar duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pengadilan Negeri (PN) Palembang Kelas IA Khusus. Salah satu hakim senior sekaligus Juru Bicara PN Palembang, Raden Zaenal Arief, S.H., M.H., meninggal dunia pada Rabu pagi, 12 November 2025, sekitar pukul 07.00 WIB di tempat kosnya di kawasan Dwikora, Palembang.

Almarhum ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar oleh petugas keamanan yang curiga karena sejak pagi tidak tampak keluar seperti biasanya. Setelah pintu dibuka bersama penghuni lain, diketahui beliau telah wafat dengan tenang.

Advertisement

Menurut rekan-rekannya di PN Palembang, almarhum semestinya memimpin beberapa sidang penting pagi itu.

“Kami semua kaget dan berduka. Beliau selalu hadir lebih awal dan jarang absen. Sosok yang sangat berdedikasi,” ujar salah satu panitera PN Palembang.

Dari keterangan beberapa pegawai, almarhum sempat mengeluhkan nyeri dada dalam beberapa hari terakhir, namun tetap datang bekerja. “Meski sakit, beliau tetap menjalankan tugasnya. Sangat disiplin dan tidak pernah mengeluh,” tutur seorang rekan kerjanya haru.

Ucapan Duka dari Ketua PN Palembang. Ketua PN Palembang Kelas IA Khusus, I Nyoman Wiguna, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Raden Zaenal Arief.

“Kami sangat kehilangan hakim teladan, pribadi hangat, dan panutan bagi banyak hakim muda. Beliau berintegritas tinggi dan selalu santun kepada siapa pun,” ucapnya.

Pihak PN Palembang kini tengah menyiapkan administrasi dan prosesi pemulangan jenazah ke Bandung, Jawa Barat, untuk dimakamkan di pemakaman keluarga.

Raden Zaenal Arief adalah sosok Ramah dan Dikenang Banyak Orang. Raden Zaenal Arief dikenal luas di kalangan insan peradilan dan media Sumatera Selatan. Sebagai Juru Bicara PN Palembang, beliau selalu terbuka kepada wartawan dan aktif menjelaskan perkara publik serta kegiatan kelembagaan pengadilan.

Selain itu, beliau kerap memberi motivasi dalam apel pagi dan sore agar seluruh pegawai menjaga integritas dan pelayanan publik.

“Pak Zaenal itu sosok yang menenangkan. Selalu tersenyum dan memberi semangat,” ujar salah satu pegawai muda PN Palembang.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang tinggal di Bandung. Rencananya, jenazah akan diberangkatkan sore ini setelah proses administrasi kepolisian dan rumah sakit selesai.

Suasana duka mendalam tampak di lingkungan PN Palembang sejak pagi. Para hakim, panitera, dan pegawai tampak meneteskan air mata saat jenazah dibawa menuju mobil ambulans.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Bapak Raden Zaenal Arief, S.H., M.H. Pengabdian dan keteladananmu akan selalu dikenang oleh keluarga besar PN Palembang dan dunia peradilan Indonesia. (Tim Humas & Jubir PN Palembang) (Hen)

Advertisement