Ini Profil Wanita Pembuat Snack Bikini yang Kontroversi

13.996 dilihat

Jakarta, BuanaIndonesia.com – TW, produsen mie bikini diketahui masih berumur 19 tahun dan berstatus sebagai mahasiswi di Bandung. Wanita berhijab ini mengaku pada polisi tidak menyangka bahwa snack produksinya menjadi bermasalah tatkala dituding mengandung unsur pornografi.

Kepala Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Kejahatan Anak dan Wanita (Srikandi) Polresta Depok AKP Elly Padiansari mengatakan TW mulai usaha ini sejak tahun 2015.

Advertisement

” Dia mahasiswi di Bandung. Sekarang pesanan rata-rata 6.000 piece, tapi kalalau ada yang pesan ya pesan, tergantung pesanan online, harga snack-nya Rp 15-20 ribu,” kata Elly

Elly menambahkan TW mendesain kemasan Snack Bikini tanpa punya maksud negatif. Dari pengakuan TW diketahui Snack Bikini sudah dijual di Bandung, Jakarta, Palembang, dan Semarang.

“Sebenarnya dia nggak mau mendesain ke arah porno, tetapi dia berpikir bahwa desain-nya unik. TW merasa itu tidak menjadi bagian pornografi. Inspirasinya dari ide sendiri, karena lucu. Dia tidak menyangka. Dia sih mau ganti kemasan, tapi belum tahu kapan. Dia kan berhijab juga, seharusnya tidak seperti itu,” jelasnya.

Tampilan kemasan Snack Bikini memperlihatkan gambar perempuan memakai bikini. Kemasan Bihun Kekinian (Bikini) tersebut juga dilengkapi gambar dan bertuliskan ‘remas aku’ tepat digambar makanan dalam kemasan tersebut.

Sebelumnya Satgas Srikandi Polres Depok bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandung menggerebek pabrik rumahan pembuat Snack Bikini di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Advertisement