

BUANAINDONESI.CO.ID, SUKABUMI,- Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, tahun ini kurang lebih ada 10-20 persen tingkat kerusakan terhadap PJU yang tersebar di seluruh ruas jalan di Kota Sukabumi.
“Oleh karenanya tahun ini kita menyiapkan sekitar 200 barang keperluan untuk perbaikan PJU yang mati. Apalagi ketika ada bencana puting beliung yang terjadi beberapa pekan lalu yang menyebabkan beberapa titik PJU rusak,” terang Kepala Seksi PJU Bidang Keselamatan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan Dishub Kota Sukabumi Lutfi Alip disela-sela pengecekan PJU di Kota Sukabumi, Jumat 20 April 2018.
Menurutnya, di tahun yang sama pula pihaknya akan memasang 140 titik PJU lingkungan di jalan kota yang tersebar di 7 kecamatan. 140 titik itu merupakan ajuan dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dan pemasangan rutin setiap tahun.

“Selain itu, Dishub sendiri akan mencoba memasang PJU smart. Sebagai percobaan kita akan memasang di jalan Rahman Hakim dan Jalan Gudang sebanyak 40 titik,” jelasnya.
Dipilihnya kedua jalan tersebut, kata Lutfi Arif, untuk lebih mudah dalam mengontrol, meskipun PJU smart tersebut nantinya bisa diawasi dari jauh dengan menggunakan telepon genggam. Sehingga ketika ada kerusakan atau mati bisa langsung diketahui. Menurutnya pemasangan direncanakan pada bulan Juli berbarengan dengan pemasangan PJU lingkungan yang 140 titik.
“PJU smart itu kan lebih ke teknologi, selain hemat energi juga ngontrolnya cukup di HP dengan menggunakan aplikasi,” tutupnya.









