BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Sudah satu tahun 6 bulan, Nining, seorang Guru honorer di Sekolah Dasar Negeri Karya Buana 3 bertempat tinggal didekat toilet sekolah. Nining menempati tempat tak layak itu beserta suami dan dua orang anaknya.
Wanuta berusia 44 tahun tinggal disebuah ruangan berukuran 4 x 4 meter. Ruangan itu sebenarnya penggalan toilet sekolah yang memang tidak layak disebut sebagai tempat tinggal. Ruangan berada di ujung Gedung Sekolah SD Negeri Karya Buana 3 , Jalan Mega Camara Km 10 Kampung Cimapag RT 004 /RW 004 Desa Karyabuana Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.
Nining Suryani beserta keluarga terpaksa tinggal di tempat yang sempit dan pengap tersebut lantaran kondisi ekonominya yang tidak memungkinkan untuk menyewa kontrakan ataupun memiliki rumah.
Didalam ‘ tempat tinggal’ Nining terdapat 2 toilet. Satu untuk dewan guru, dan satu lagi diperuntukkan untuk siswa siswi SD tersebut. serta ada ruang untuk sholat berukuran 1 X 2 meter dan sedikit tempat untuk menyimpan kompor untuk memasak.
” Saya dan suami terpaksa menyulap ruangan sekitar Toilet Sekolah menjadi sebuah kamar kecil untuk beristirahat, memang kalau tidur kita di ruangan tempat solat yang berukuran 1 x 2 meter, kemudian dapur untuk tempat memasak ada di dekat toilet, ya alhamdulilah walaupun hanya tidur beralaskan selembar tikar yang ditaruh diubin tapi tetap nyaman, namun mengingat tempatnya yang sempit akhirnya kami bikin emper lagi kebelakang buat kamar tidur dan warung untuk suami jual jajanan gorengan buat anak – anak Sekolah,” kata Nining ketika di konfirmasi awak media (dikutip dari Radarnusantara) Sabtu 13 Juli 2019.
Dirinya berharap agar pihak pemerintah bisa membantu kesulitan yang dialami sekarang ini terutama tempat tinggal yang layak mengingat penghasilan jadi guru honorer jauh dari kata cukup apalagi saat ini suaminya tak bekerja.
” Saya sudah mengabdikan diri menjadi guru honorer di SD Negeri Karyabuana 3 kurang lebih sudah 15 tahun namun hingga sekarang nasib saya belum beruntung, masih tetap jadi guru honorer belum menjadi PNS, di tambah suami juga nganggur tidak punya pekerjaan,” ucapnya dengan nada sedih.
Terpisah Kepala Sekolah SDN Karya Buana 3, Drs. H. Ajat Sudrajat saat ditanyai membenarkan bahwa Nining tinggal di sekitar toilet sekolah dan sudah setahun lebih tinggal di situ.
” Itu inisiatif saya sebagai Kepala Sekolah dan teman-teman, tapi bukan ( berarti ) tidur di kamar Toilet. Tapi ( ruangan ) yang diberikan tambahan diberi atap Grc, ( ini ) untuk dapur dan tempat istirahat. Memang kalau tidur ada ruangan tempat sholat yang memang sempit, dan sangat tidak layak. Kalau ada perumahan sekolah pasti saya bantu tempatkan di perumahan namun karena tidak ada, akhirnya terpaksa tinggal disana,” jelasnya, Sabtu 13 Juli 2019.










