Vaksinasi Polres Pandeglang Sasar Yayasan Pesantren

6.817 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID,PANDEGLANG – Polres Pandeglang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Kodim 0601 Pandeglang, dan PB Malnu Pusat, kembali mengadakan serbuan vaksin COVID-19. Kali ini vaksinasi menyasar bagi santri dan peserta didik yang di gelar di perguruan Islam Mathla’ul Anwar Linahdatil Ulama, Malnu Pusat, Menes, dengan target seribu vaksin, Selasa 3 Agustus 2021

Sebanyak 1.000 santri dan pelajar di Malnu pusat Menes, Pandeglang, mendapatkan suntikan vaksin sebagai upaya menanggulangi penyebaran COVID-19 di lingkungan pesantren yang digelar oleh Polres Pandeglang Vaksinasi tersebut bekerja sama dengan sejumlah intansi terkait, kegiatan Vaksinasi dilakukan dengan menerapak protokol kesehatan.

Advertisement

Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, dalam program vaksinasi tersebut pihaknya menyasar sebanyak seribu siswa dan santri yang berusia 12 hingga 18 tahun. Proses penyuntikan vaksin dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum menjalani vaksinasi COVID-19, petugas kesehatan terlebih dahulu melakukan screening, atau pengecekan kesehatan. Menurutnya, para santri dan santriwati tersebut menerima vaksinasi COVID-19 tahap pertama. Selain itu, adapun vaksinasi COVID-19 dilakukan guna mendukung pemerintah dalam upaya pemerataan vaksin bagi masyarakat, tak terkecuali pelajar.

“ Kususunya bagi anak-anak perguruan islam yang ada di sekolah perguruan tinggi malnu, dan alhamdulilah juga peserta vaksin antusias tinggi, dan peserta kurang lebih ada 1000 orang, kami tetap menerapkan protokol kesehatan, kenapa Kita menyelenggarakan di pesantren, ataupun lembaga pendidikan, karena disini banyak tempat pendidikan, karena ada kebijakan pemerintah, para pelajar yang 12 tahun ke atas, bisa diberikan vaksin,” Ungkap Kapolres Pandeglang

Kapolres menambahkan, program vaksin kali ini sengaja membidik para pelajar, karena untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu dilakukan program pembelajaran tatap muka. Sehingga, ke depan jika sudah ada kebijakan untuk melaksanakan sekolah tatap muka, mereka sudah tervaksin.

“ Ketika nanti belajar tatap muka kembali dibuka, mereka (pelajar) ini bisa kembali belajar mengajar secara normal, sehingga untuk melindungi dirinya dan keluarganya dengan vaksin terlebih dahulu,” pungkasnya.

Sebagai tuan rumah tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19, Ketua Umum PB Malnu, Tb H Hamdi Ma’ani yang sekaligus Ketua MUI Kabupaten Pandeglang sangat mengapresiasi Polres Pandeglang yang mempercayakan lokasi vaksinasi COVID-19 di pesantrennya, sebelumnya kegiatan vaksinasi COVID-19 juga sudah disosialisasikan ke orang tua murid. Menurutnya, ini sebagai bentuk ikhtiar dalam mencegah penyebaran COVID-19.

” Kepada orang tua, dari sisi agamapun kami sampaikan, karena vaksin ini bukan untuk mengobati tapi menjaga, karena kami berpedoman kepada suatu kaedah al-wiqoyatu, khairun min al-llaz, artinya menjaga lebih baik dari pada mengobati, sebelum terpapar lebih baik kita menjaga,” paparnya.

TB H Hamdi berharap, dengan adanya vaksinasi ini, ia berharap kegiatan belajar secara tatap muka bisa segera di buka kembali. Ia berharap setalah dilakukan Vaksinasi terhadap pelajar proses tatap muka disekolah segera dilaksanakan.

“ Kita berharapan setelah peserta didik divaksin, mudah mudahan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka bisa terlaksana,” tandasnya.