KA Cikuray Perkuat Peran sebagai Jalur Ekonomi Rakyat, Fasilitasi Petani dan Pedagang Garut

187 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Kereta Api Cikuray kini hadir dengan layanan yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil melalui pengoperasian gerbong khusus bagi petani dan pedagang. Inovasi tersebut resmi diluncurkan di Stasiun Garut, Kamis (11/6/2026), sebagai upaya mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan dari Kabupaten Garut ke berbagai daerah.

Advertisement

Kehadiran rangkaian Kereta Ekonomi Kerakyatan dan Kereta Petani-Pedagang menjadi langkah nyata pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menghadirkan transportasi publik yang tidak hanya melayani mobilitas penumpang, tetapi juga mendukung penguatan ekonomi masyarakat.

Plt. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Aditya Karsa, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi petani dan pedagang dalam mengangkut hasil usaha mereka dengan biaya yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kemudahan akses transportasi akan membantu mempercepat pergerakan komoditas lokal sekaligus meningkatkan daya saing produk pertanian di pasar yang lebih luas. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan transportasi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi atas hadirnya layanan baru tersebut. Ia menilai peningkatan kapasitas rangkaian kereta akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih efisien.

Bupati juga menyoroti sejarah panjang perkeretaapian di Garut yang sejak dahulu berperan sebagai sarana distribusi hasil perkebunan dan pertanian. Menurutnya, hadirnya gerbong khusus petani dan pedagang merupakan bentuk penguatan kembali fungsi strategis kereta api sebagai penghubung sektor produksi dengan pasar.

Ia berharap layanan ini dapat terus dikembangkan, baik dari sisi kapasitas maupun jumlah perjalanan, sehingga semakin banyak pelaku usaha, petani, dan pedagang yang memperoleh manfaat ekonomi secara langsung.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT KAI (Persero), Rafly Yandra, menjelaskan bahwa rangkaian baru KA Cikuray terdiri atas enam gerbong, yakni lima gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan dengan kapasitas masing-masing 93 tempat duduk dan satu gerbong khusus Petani-Pedagang yang mampu menampung 73 penumpang.

KA Cikuray dijadwalkan beroperasi setiap hari dengan keberangkatan dari Stasiun Garut pukul 06.05 WIB menuju Stasiun Pasar Senen dan tiba pada pukul 11.00 WIB. Adapun perjalanan kembali berangkat dari Pasar Senen pukul 17.00 WIB dan tiba di Garut sekitar pukul 23.00 WIB.

Melalui layanan tersebut, PT KAI berharap distribusi komoditas unggulan Garut dapat berjalan lebih lancar sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi petani, pedagang, dan pelaku UMKM yang selama ini menjadi penggerak utama perekonomian daerah.