Perusahaan Blacklist yang Ikut Lelang Proyek Pemerintah, Pendemo Turun Ke Jalan

15.489 dibaca
PANDEGLANG, BuanaJabar.com – Gabungan LSM dan Ormas Pemuda Banten melakukan aksi unjukrasa di depan gedung unit  layanan pengadaan ( ULP ). Mereka menyuarakan bahwasanya ULP dinilai tidak transaparan dan ada monopoli dalam melakukan lelang,  pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Pandeglang. Dalam orasinya mereka menuntut agar pihak ULP transparan dalam membuka lelang dan menyeleksi perusahaan yang masuk ke ULP.
Salah seorang pendemo dalam orasinya Arip ekek mengatakan ULP tempatnya pelelangan dalam pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Pandeglang, maka dari itu sekarang ini ULP tidak pernah transparan bahkan dinilai telah melakukan kongkalingkong dengan pihak perusaahan dari luar daerah bahkan ada perusahan yang pas tahun lalu sudah di Blacklist tapi tahun ini masih di ikutkan dalam pelelangan
” Kami akan terus menyuarakan keritikan kepada pihak Pemkab Pandeglang selam mereka bersipat tidak mengedepankan kepentingan rakayat Pandeglang, ” ungkapnya
Agung Suryamal
lanjut Arip, Bupati Pandeglang harus bersifat bijaksana dalam melaksanakan tugas sebagai pemimpin, jangan ikut mengintervensi pihak atau pejabat ULP sehingga pihak ULP tidak melakukan pelelangan dengan transparan. Ketika seorang pemimpin mengintervensi kepada bawahan untuk berbuat curang dan melanggar aturan, maka akan jelas ini adalah kesalahan Fatal.
” Kepada pihak yudikatif, pihak penegak hukum agar segera memeriksa Kepala ULP yang kami duga terindikasi korupsi dan tidak transparan dalam melaksanakan Lelang pengadaan Barang dan jasa, ” tandasnya