Apa Itu Apartemen Transit?

120.632 dibaca

apartemen-diskrimrum

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Apartemen transit adalah salah satu program pembangunan yang digagas oleh pemerintah pusat untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya para pekerja buruh industri.

Advertisement

Salah satu apartemen transit terletak dikawasan industri wilayah kampung Kekencehan, desa Cangkuang Rancaekek, kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dibawah pengelolaan Diskimrum provinsi Jawa Barat, tahap pembangunannya dimulai pada tahun 2010 dan dibuka tahun 2015 lalu.

Kepala Balai Pengelolaan Apartemen transit Diskimrum Jabar, Tatang Hermawan mengatakan,
apartemen transit tidak berbeda dengan apartemen lain.

“Apartemen transit tidak jauh beda, sama dengan aparteman lainnya. Bahkan untuk apartemen yang dikelola oleh Diskimrum Jabar ini, kami menyediakan tiga tipe hunian yakni, tipe 24, 21 dan 27, berbagai fasilitas lainnya seperti, tempat olah raga, taman, arena bermain, mushola dan lahan parkir sudah disiapkan.” kata Tatang.

agung-suryamal-adv

Lanjut Tatang mengungkapkan, bahwa apartemen transit adalah tempat sementara bagi MBR sebelum punya tempat tinggal tetap.

“Apartemen transit ini merupakan sebagai tempat sementara bagi MBR, sebelum mempunyai tempat tinggal tetap. Karena selama tinggal tiga tahun, kami melakukan pembinaan dengan para penghuni yang mana mereka diwajibkan untuk menabung di KPR sebagai mitra Diskimrum. Ada beberapa penghuni apartemen setelah keluar langsung mendapatkan rumah.” ungkap Tatang saat ditemui di area partemen Rancaekek, Jumat 9 Desember 2016.

Menurut Tatang, semua penghuni di apartemen Rancaekek mayoritas para pekerja buruh pabrik.

Tatang menambahkan, bahwa apartemen ini memiliki beberapa kriteria.

“Dari enam bangunan aparteman transit yang ada di Rancaekek, ada sekitar 540 kamar dan hampir semua penuh. Karenanya, siapa saja yang berminat sebagai penghuni kamar tersebut itu sangat selektif, tidak seperti kontrakan ataupun apartemen lainnya. Juga hunian apartemen ini ada tiga kriteria, yakni bagi penghuni laki-laki khusus, perempuan dan keluarga.” ungkap Tatang.

Lanjut Tatang mengemukakan, bahwa di apartemen transit ini ada hunian khusus untuk para difabel.

“Di apartemen transit ini, ada yang berbeda, yakni menyiapkan hunian khusus bagi para kaum difabel yang berkebutuhan khusus itu dilantai dasar. Setiap gedungnya disiapkan dua kamar hunian bagi kaum difabel, juga fasilitasnya khusus. Penghuni apartemen pun dijamin keselamatan dan kesehatan lingkungan. Mereka harus aman, nyaman layaknya apartemen biasanya. Dan aturan bagi para penghuni, kami terapkan agar tidak sembarangan orang masuk.” kata Tatang.

Kata Tatang,
bahwa pembangunan apartemem transit tersebut ada di empat titik wilayah.

“Apartemen transit yang dibangun oleh pemerintah pusat melalui Diskimrum Jabar ini ada empat titik, yakni Rancaekek 3,9 hektar, Ujungberung, Solokan Jeruk dan Batujajar semuanya ada di Bandung Raya.” pungkas Tatang

(Editor: Ekky El Hakim)

commercial-star-end-251216