BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Kalimaya 2017 dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan tahun baru 2018, Jum’at, 22 Desember 2017.
Bupati Pandeglang, yang juga pemimpin Apel tersebut, Irna Narulita menuturkan, penekanan dalam apel gelar pasukan tersebut yaitu, petakan potensi kerawanan dan tentukan operasi bertindak melalui perencanaan yang baik, tingkatkan kewaspadan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan yang dipusatkan pada pusat keramaian dan tempat ibadah.
“Pendekatan elemen masyarakat guna mencegah aksi sweeping, optimalkan penggelaran anggota ditengah masyarakat, gunakan terobosan yang kreatif guna mengurai kemacetan, maksimalkan peran satgas pangan, dan perkuat sinergitas kepolisian dengan instansi terkait,” tutur Irna.
Ia melanjutkan, ada sejumlah ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan perlu diantisipasi pada perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini.
“Masih ada potensi teror, potensi bencana alam, ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, dan potensi konflik dikalangan masyarakat terkait perayaan natal yakni aksi sweeping oleh ormas,” sambungnya.
Ia menambahkan, Ops lilin dilaksanakan tergitung mulai 23 Desember 2017 hingga 1 Januari 2018 dengan mengedepankan kegiatan preventif dan didukung dengan kegiatan intelijen dan penegakan hukum.
Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan, pihaknya menghimbau masyarakat agar tertib hukum dan menjaga keselamatan masing-masing.
“Kepada masyarakat agar tertib hukum, patuh pada hukum, aturan yang ada tolong diikuti, kemudian menghargai sesama pemeluk agama yang melaksanakan ibadah. Kepada para wisatawan silakan berhati-hati, jaga keselamatan pada diri sendiri maupun harta bendanya,” katanya.
EDITOR: WN











