Warga Mendadak Sakit, Pihak Puskesmas Nyatakan KLB

18.700 dibaca

BUANAIDONESIA.CO.ID Pandeglang – Warga Masyarakat Desa Sumurlaban Di duga keracunan makanan atau minuman Es Cingcauw yang di beli dari pedagang yang biasa keliling, yang mereka rasakan setelah sore harinya minum Es Cingcauw malamnya mereka meraskan sakit perut mual pusing dan muntah muntah.

Advertisement

Salah seorang warga kampung Seumur Laban Desa Sumur Laban Kecamatan Angsana Nana, mengatakan, pada hari senin sekitar pukul 15,00 mereka membeli Es Cingcau dari pedagang yang biasa keliling di kampung, kemudian malam selasa sekitar pukul 20,00 terasa perut sakit mual pusing.

” Sekitar pukul 15,00 kita di belikan Es Cingcauw oleh yang punya rumah Pa Rt Sarkim, karena saya lagi kerja di rumahnya Rt Sarkim, malamnya perut terasa sakit kaya di remas-remas kepala pusing,” ucapnya.

Hal yang sama di katakan oleh Rt Sarkim, keluarga saya ada 4 orang yang minum Es Cingcauw dan semua merasakan sakit perut pada malam harinya.

” Saya beli Es Cingcauw kemudian saya kasih ke orang yang kerja di rumah dan anak-anak yang di rumah, sekitar pukul 15,00 kemudian malam harinya semua merasakan perut sakit, mules dan pusing kepala, dan sekarang lagi di rawat di Puskesmas, anehnya semua warga saya yang habis minum Es Cingcauw semuanyan sama malamnya mengeluh sakit perut dan mual serta merasakan Pusing” papar Rt Sarkiman Rabu 24 Oktober 2018.

Sementara pihak Puskesmas Angsana, Dadan Juanda, Kasubag TU, pihaknya belum memastikan apakah itu keragunan minuman atau makanan karen semuanya harus ada tes atau uji Laboratorium terhadap minuman apa yang di katakan Pasien.

” Kita tidak bisa menyimpulkan bahwa pasien yang berobat dari satu kampung tersebut keracunan, walau mereka rata-rata keluhannya sama dan semua pada hari seninnya habis minum Es Cingcauw, sementara kita pokus kepada pengobatan, belum kepada penyebab, kita masih pokus kepada pengobatan, dan kita sudah bentuk Tiem untuk menangani, karena ini kita anggap kejarian luar biasa (KLB), karena sudah ada peningkatan kasus yang kejadian,_ paparnya,

Lanjut Dadan, sementara yang di rawat di Puskesmas Angsana ada 8 Orang di lakukan rawat jalan 6 orang, sementara yang lain di lakukan pengobatan di rumah warga, jumlah keseluruhan ada sekitar, 14 orang.

” Semuanya ada sekitar 14 orang, di antaranya warga Kampung Sumur Laban Desa Sumur Laban, 2 orang warga Kampung Cipinang dan Kampung Bojong Koneng Desa Cipinang Kecamatan Angsana, sementara kita terus pantau dan ada beberapa petugas kesehatan yang kita turunkan ke masyarakat untuk melakukan pengecekan,”pungkasnya.