Mayat Dalam Karung Yang Detemukan Di Cisukeut Masih Teman Mayat Yang Ditemukan Di Pantai Karibea Tegal Papak

24.488 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.UD Pandeglang – Setelah dilakukan pendalaman oleh Polres Pandeglang, kasus penemuan mayat dalam karung yang mengambang di Sungai Ciseukeut, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang Rabu 10 April 2019 lalu, ternyata masih temannya yang ditemukan dalam karung di pesisir pantai hotel Karabea, Desa Tegal Papak, Kecamatan Pagelaran pada Minggu 7 April alu.

Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, kondisi korban mengalami kekerasan fisik yang berat. Hal ini terlihat dari kondisi mayat ketika ditemukan.

Advertisement

” Kondisi disekujur tubuh korban ditemukan banyak luka. Dari mulai luka di pelipis, luka di bagian perut, dan retina mata yang rusak akibat ditutupi lakban. Bahkan kepala korban juga ditutupi oleh plastik, dan untuk yang mayat ini sebelum dibungkus karung terlebih dulu dibungkus plastik hitam berukuran besar,” jelas AKBP Indra Lutrianto, Kamis 11 April 2019.

Lebih rinci lagi Kapolres menjelaskan, pihaknya juga sudah mendapatkan titik terang identitas korban sudah bisa diidentifikasi. Hasilnya itu ungkap dia, bahwa korban yang kedua itu inisialnya SGP (50) warga Jawa Barat.

” Kami tidak bisa sebutkan detail identitasnya, karena kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembunuhan ini,” katanya.

Menurutnya, penemuan mayat yang kedua kalinya dan baru ditangani oleh pihaknya itu, ada kesamaan dengan kasus mayat dalam karung sebelumnya. Pasalnya kata dia, antara kedua korban yang mati didalam karung ini, mereka adalah rekan kerja yang itens berhubungan dalam pekerjaannya.

” Pembunuhannya baik yang pertama ditemukan yakni inisial AHA, ada kesamaan dengan yang saat ini sedang kami tangani. Kuat dugaan kami, dua orang ini dihabisi oleh orang yang sama. Kalau untuk motifnya sendiri kami belum bisa menyimpulkan, akan tetapi kuat dugaan kasus ini motif ekonomi,” ungkap Mantan Pnyidik KPK.

Walau sudah mulai mendapati titik terang kata Indra, pihaknya belum bisa mengungkapkan pelaku dan tidak mau berandai-andai. Yang pasti menurutnya, saat ini terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan bakal diupayakan secepatnya.

” Memang sudah ada dugaan terhadap seseorang, akan tetapi kami belum bisa menyampaikannya. Nanti tunggu kalau sudah dapat kami pastikan. Kami juga belum bisa menyimpulkan para pelakunya banyak atau tidak,” imbuhnya.

Dia juga memastikan, bahwa anggotanya kini terus bergerak melakukan pendalaman dari kasus penemuan dua mayat tersebut.

” Untuk pelaku pembunuhan mayat pertama, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah pihak. Tetapi hasilnya belum bisa disampaikan karena masih terus dilakukan pengembangan,” pungkasnya.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Dedi Hermawan menambahkan, ia bersama jajarannya bakal terus membongkar kasus tersebut hingga mendapatkan para pelakunya.

” Sesuai perintah dan arahan Kapolres, kami akan terus mendalami kasus ini hingga mendapat para pelakunya. Mohon doanya saja, jika sudah ada titik terang dan pelakunya dapat kami tangkap, kami kabari lagi,” katanya.