Polres Pandeglang Lakukan Simulasi Pengamanan Pilkada 2020

8.432 dibaca

Kapolres Pandeglang sedang mengarahkan Anggota dalam kegiatan simulasi pengamanan Pilkada

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG BANTEN – Polres Pandeglang lakukan simulasi pengamanan Pilkada 2020, lokasi simulasi dilaksanakan di Seputara Alun-Alun Pandeglang, dengan menghadirkan Anggota Dlamas, Sabahara dan Anggota yang akan terlibat dalam pengamanan Pilkada, kegiatan simulasi di Pimpin langsung oleh Kapolres Pamdeglang AKBP Sofwan Hermanto, hadir Kabagop Kompol Doharon dan para Kasat. Rabu 19 Agustus 2020.

Advertisement

Hal tersebut dilakukan untuk mengukur tingkat keterampilan seluruh personil yang nantinya akan dilibatkan untuk melaksanakan pengamanan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 di Kabupaten Pandeglang, simulasi tersebut dilaksanakan mulai dari tahapan pencegahan, memberikan himbauan bagaimana cara memberikan himbauan kepada masa yang tifak menerimaa hasil Pilkada, seperti cara menyampaikan kepada masa aksi supaya mudah diterima, bahasanya bahasa seperti apa termasuk bagaimana menangani permasalahan yang mulanya kecil sampai menjadi masalaha besar, contoh mungkin pengrusakan baliho kemudian menjadi meningkat kearah intimidasi sampai meningkat ke unjuk rasa

” Kegiatan ini tujuannya adalah mengukur keterampilan dari masing-masing tingkatan personil, kalau masih ada kekurangan dan lainnya, sehingga ini akan kami evaluasi agar dalam pengamanan Pilkada menjadi maksimal nantinya,” ungkap Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto usai pelaksanaan Simulasi.Lanjut Sofwan, untuk personil yang akan diturunkan akan melihat situasi dan kondisi, nantinya akan disesuaikan dengan potensi ancaman yang terjadi sesuai dengan wilayahnya masing-masing karena setiap wilayah yang mempunyai ancaman yang berbeda-beda.

” Saya sampaikan harapannya seluruh masyarakat kabupaten Pandeglang silakan menyampaikan aspirasinya dengan tepat sesuai dengan ketentuan yang ada dan tidak percaya dengan berita berita bohong berita-berita hoax. Mari kita berdemokrasi yang sehat tidak saling menjatuhkan tidak saling mengolok-olok dan tidak saling menghujat, ciptakan Pilkada nanti Pilkada yang aman tertib dan sejuk,” tandasnya.