Harga Tahu Naik, Ini Respon Para Konsumen

16.592 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Tahu yang merupakan panganan masyarakat dan menjadi ciri khas oleh-oleh dari Sumedang mengalami kenaikan harga jual menjadi Rp.1000 / per biji akibat naiknya harga kedelai dan bahan penunjang lainnya.

Advertisement

Melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh primer koperasi tempe tahu Indonesia ( PRIMKOPTI) dan ditandatangani oleh ketua dan sekretaris PRIMKOPTI secara resmi mengeluarkan surat pemberitahuan tentang kenaikan harga jual tahu untuk konsumen.

Dalam Surat pemberitahuan No. 6/SKK/Kopti/ISI/2022. yang berbunyi ” memperhatikan kenaikan harga komoditas kedelai yang kian hari sudah tidak terkendali sehingga berdampak terhadap produksi tahu belum lagi terjadinya kenaikan bahan penunjang lainnya seperti harga minyak goreng ,Maka berdasarkan hal tersebut diatas para pengrajin tahu Sumedang dengan berat hati sepakat untuk menaikkan harga tahu menjadi Rp 1000 per biji sejak tanggal 26 Februari 2022, “

Menyikapi surat pemberitahuan kenaikan harga jual tahu ini, Ratna, salah satu konsumen tahu sumedang mengatakan, dirinya baru mengetahui dari surat pemberitahuan yang di upload di media sosial bahwa harga tahu mengalami kenaikan harga jual.

” Tahu bagi masyarakat sumedang merupakan makanan sehari hari yang bergizi sekaligus menjadi oleh oleh ciri khas dari sumedang, saya sebagai konsumen dan penggemar tahu hanya bisa berharap harga tahu kembali ke awal lagi dengan ukuran yang sama . Kalau harga tahu mengalami kenaikan menjadi Rp.1000/per biji, saya hanya bisa mengurangi jumlah pembelian agar pengeluaran dapur tidak membengkak, ” katanya.

Sementara itu, Agus Susanto pelancong dari Bandung menambahkan, dirinya membeli tahu untuk oleh – oleh, walaupun ada kenaikan saya sebagai konsumen hanya bisa pasrah asal rasa dan ukurannya tidak berubah.

” Mungkin ini dampak dari mahalnya harga kedelai sebagai bahan pokok pembuatan tahu, ” pungkasnya.