
BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten menggelar coffee morning bersama jurnalis di Hamparan Cafe, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Coffee morning diselenggarakan KPU dengan mengangkat tema ngobrol seputar urusan Pilkada serentak tahun 2024,
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Pandeglang, Falahudin menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan untuk mendiskusikan mengenai tahapan yang saat ini tengah berjalan di Pilkada serentak 2024. Pihaknya sengaja mengundang rekan wartawan yang ada di Kabupaten Pandeglang untuk memaparkan tentang sejauhmana proses tahapan Pilkada yang sudah di laksanakan dan yang belum dilaksanakan.
“ Di pilkada 2020 tantangannya adalah covid-19 tapi waktu panjang. Kalau di pilkada sekarang covid sudah tidak ada tapi tantangannya adalah waktunya yang sangat padat karena memang pada tahun 2024 ini diselenggarakan secara serentak pemilu dan pilkada di tahun yang sama,” jelasnya. Sabtu 2 Nopember 2024.
Untuk itu, tantangan itu terus dijawab KPU dengan pengawasan ketat baik dari Bawaslu maupun dari media massa. Menurut dia, peran media massa dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat sangat penting untuk mensukseskan pesta demokrasi di Pandeglang. Diharapkan, tingkat partisipasi pemilih akan meningkat.
“Dimana kita bisa diskusi dan ngobrol apa yang kemudian penting kiranya dilaksanakan atau diingatkan kepada kami. Seminggu ini pemberitaan semakin ramai dan ini tentunya sangat membantu KPU, karena memang perlu juga KPU diingatkan. Kami menyadari tidak akan terlepas dari pada yang namanya khilaf dan salah. Nah penting juga kontrol dari teman-teman media dan yang lainnya itu menjadi satu suplemen bagi kami sebetulnya, untuk melakukan perbaikan dalam pelaksanaan Pilkada ini,” ungkap Falahudin
Lanjutnya adapun, tahapan yang akan dilakukan diantaranya terkait dengan proses sortir dan lipat surat suara yang tengah berlangsung di gudang KPU, selanjutnya akan melakukan bimbingan teknis (bimtek) aplikasi Sirekap pada 3 November, debat publik pasangan calon (paslon) pada 6 November dan 15 November, pelantikan KPPS pada 7 November, deklarasi kampanye damai bersama kepolisian, serta simulasi pencoblosan dan penghitungan suara.
“Nanti di tanggal 10 ada bimtek untuk badan KPPS baru setelah itu sudah mulai bergeser logistik dan kemudian insha Allah tanggal 27 November pelaksanaan hari pemungutan dan penghitungan suara,” tandasnya.








