Antisipasi Lonjakan Harga, Bupati Garut Cek Langsung Bapokting di Pasar Guntur

1.853 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang Ramadan. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan inspeksi langsung terhadap harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Guntur Ciawitali, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (12/2/2026).

Advertisement

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan stok pangan tetap mencukupi dan harga tetap terkendali di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang munggahan dan Hari Raya Idulfitri. Dalam kegiatan itu, Bupati turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, Kepala Disperindag ESDM Ridwan Effendi, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Bupati Syakur menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara intensif. Ia menginstruksikan Disperindag ESDM agar aktif memantau dinamika harga di lapangan dan menjadikan harga tahun sebelumnya sebagai referensi agar kenaikan tidak melampaui batas kewajaran.

Menurutnya, stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah siap mengambil langkah cepat apabila ditemukan lonjakan harga yang signifikan.

Selain pengawasan pasar, Syakur juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan para petani unggulan di Kabupaten Garut. Ia berharap produksi lokal dapat menjadi penopang utama kebutuhan masyarakat, sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah bisa diminimalkan.

Ia turut menyoroti perlunya peningkatan produktivitas pertanian melalui intensifikasi lahan, terutama di tengah tantangan alih fungsi lahan yang terus terjadi. Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sepanjang tahun.

Menyikapi kenaikan harga sejumlah komoditas, Bupati menyebut hal tersebut sebagai konsekuensi meningkatnya permintaan pasar menjelang Ramadan. Namun, ia mengingatkan agar pedagang dan distributor tetap mengedepankan etika usaha dan tidak mengambil keuntungan berlebihan. Stabilitas harga, katanya, menjadi perhatian pemerintah pusat.

Di sisi lain, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam waktu dekat diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas harga, terutama komoditas beras.

Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, mengungkapkan bahwa beberapa komoditas seperti cabai merah, cabai merah keriting, bawang merah, dan tomat mengalami kenaikan harga. Meski demikian, ia memastikan ketersediaan stok di Pasar Guntur dan pasar lainnya dalam kondisi aman.

Ridwan juga menyampaikan rencana penataan kawasan Pasar Guntur pasca-Idulfitri sebagai bagian dari upaya peningkatan kenyamanan dan pengelolaan pasar yang lebih baik.

Sementara itu, Haji Oping dari PD Dara Rawit mengatakan pihaknya terus mendatangkan pasokan dari luar daerah guna memenuhi kebutuhan masyarakat Garut. Saat ini harga cabai merah berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp43.000 per kilogram dan berpotensi meningkat saat puncak permintaan.

Ia memperkirakan harga cabai merah bisa mencapai Rp70.000 hingga Rp100.000 per kilogram, sedangkan bawang merah diprediksi berada pada kisaran Rp32.000 hingga Rp40.000 per kilogram akibat keterbatasan pasokan.