FK-KSB Pandeglang Kerjasama SMP Negeri 2 Pulosari, Terapkan Mitigasi Bencana Sejak Usia Anak

595 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG. Masa tahun ajaran baru di wilayah Kabupaten Pandeglang Tahun Ajaran 2026-2027 telah dimulai. Selain dimulainya proses belajar mengajar bagi siswa-Siswi juga diadakan pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru SMP Negeri 2 Pulosari.

Selain pengenalan terkait fasilitas sekolah, bangunan gedung, siswa baru juga diberikan pengarahan oleh guru yang bermitra dengan Relawan Kampung Siaga Bencana KSB Kabupaten Pandeglang, hal tersebut untuk memberikan pengetahuan tentang kebencanaan di wilayah Kabupaten Pandeglang.

‎Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMP 2 Kecamatan Pulosari Hj  Ani Andriani M.Pd. SMP Negeri 2 Pulosari kerjasama dengan KSB Kecamatan Pulosari untuk memberikan edukasi kebencanaan di wilayah Kecamatan Pulosari Hususnya umumnya Kabupaten Pandeglang, hal ini dilakukan agar pengenalan kebencanaan kepada Siswa-Siswi SMP Negeri 2 Pulosari.

‎” Sengaja kami lakukan kerjasama dan bermitra dengan relawan kampung siaga bencana yang ada di kecamatan Pulosari, ini untuk pengenalan kebencanaan di wilayah Pulosari, karena Pulosari ada di wilayah pegunungan yang di apit oleh dua gunung yaitu gunung Pulosari dan gunung hasepan, sehingga di sebut wilayah rawan bencana, sehingga di anggap pentingan pengetahuan kepada anak – anak kaitan kebencanaan terutama melakukan mitigasi bencana, dan menyampaikan edukasi terkait kebencanaan yang bisa terjadi dimana saja, salah satunya di sekolah,” paparnya. Selasa 14 Juli 2026.

‎Ketua KSB Kecamatan Pulosari Firdaus, menjelaskan, Giat Sosialisasi pengurangan risiko bencana di sekolah di SMP Negeri 2 Pulosari, dilakukan kerjasama dengan pihak sekolah. hal ini untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada Siswa-Siswi terkait pengurangan resiko bencana, untuk narasumber diundang ketua FK KSB Provinsi Banten.

‎” Untuk narasumber kita datangkan ketua FK – KSB Provinsi Banten Beni Madsira, untuk memberikan pengetahuan kaitan mitigasi bencana, serta peran siswa-siswi dalam pengurangan resiko bencana,” Ungkapnya.

‎Sementara Narasumber Beni Madsira Ketua Forum KSB Banten, Kegiatan edukasi yang diikuti oleh seluruh siswa peserta didik baru bertujuan mengenalkan dan meningkatkan kepedulian siswa tentang kebencanaan serta bagaimana upaya pencegahan dan tindakan awal yang harus dilakukan saat bencana terjadi terutama jika bencana gempa bumi terjadi di sekolah.

‎” Dari kegiatan ini pula diharapkan anak-anak serta guru pendidik dan staf mampu mengetahui macam-macam bencana yang dapat terjadi di sekitar kita serta mengetahui cara mengevakuasi diri saat terjadi bencana. Terutama dalam pengurangan bencana dan mengurangi resiko akibat bencana, ini sangat perlu di lakukan oleh pihak sekolah, terutama pemerintah kabupaten Pandeglang, sayah apresiasi dengan KSB kecamatan Pulosari yang sudah kerjasama dengan pihak sekolah, SMP negeri 2 Pulosari, semoga kegiatan terus di lakukan di semua sekolah,” kata Beni

‎Beni berharap kepada dinas pendidikan kabupaten Pandeglang agar menjalin kerjasama dengan organisasi relawan kebencanaan, terutama dengan KSB yang ada di kecamatan untuk memprogramkan kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di sekolah, mulai tingkatan SD,SMP ngeri maupun swasta, juga SMA dan SMK, KSB siap untuk menjalin kerjasama.

‎” sayah berharap dinas pendidikan bisa kerjasama dengan kami relawan KSB untuk melakukan sosialisasi mitigasi kebencanaan, kami sering di undang oleh pihak sekolah menjadi narasumber di sekolah “, pungkasnya