
BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Garut menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat. Dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Garut, Sabtu (10/10/2026), sebanyak 22 pasien mendapatkan layanan operasi celah bibir dan langit-langit mulut, sementara 200 peserta lainnya memperoleh layanan pencabutan gigi secara gratis.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Gedung Pendopo Kabupaten Garut ini merupakan hasil kolaborasi PDGI Cabang Garut dengan PDGI Pengurus Wilayah Jawa Barat serta dukungan Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-Langit (YPPCBL).
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian tenaga medis terhadap masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses pelayanan kesehatan gigi dan mulut, khususnya tindakan medis yang membutuhkan penanganan khusus.
Dalam sambutannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengapresiasi keterlibatan PDGI, yayasan, dan seluruh tenaga kesehatan yang telah berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan kesehatan gratis merupakan langkah positif untuk membantu masyarakat sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kesehatan gigi dan mulut.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada PDGI dan YPPCBL atas kontribusi serta kepedulian yang diberikan kepada warga Kabupaten Garut.
Dukungan serupa disampaikan perwakilan Rumah Sakit Tingkat IV Guntur, dr. Arrys. Ia menilai kerja sama antarlembaga dan tenaga medis memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pihaknya berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga kegiatan pelayanan kesehatan dan kemanusiaan serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, drg. M. Fahrul Rozi, mengatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat tersebut tidak hanya berorientasi pada pelayanan medis, tetapi juga menjadi wujud tanggung jawab sosial para dokter gigi terhadap lingkungan sekitarnya.
Ia mengungkapkan, masih terdapat masyarakat yang mengalami keterbatasan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang memadai. Karena itu, bakti sosial ini diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi sekaligus membuka akses terhadap penanganan medis yang aman dan berkualitas.
Menurutnya, profesi dokter gigi tidak semata-mata berkaitan dengan pekerjaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Ia mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus mengedepankan kepedulian dan pengabdian dalam menjalankan profesi, sehingga keberadaan mereka dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan 46 dokter gigi umum dan 10 dokter gigi spesialis yang bertugas memberikan pelayanan kepada para peserta.
Sebanyak 22 pasien menjalani operasi celah bibir dan langit-langit mulut, sedangkan 200 peserta mendapatkan layanan pencabutan gigi tanpa dipungut biaya.
Melalui kegiatan tersebut, PDGI Cabang Garut diharapkan dapat terus berkontribusi dalam memperluas akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut, sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.








