Peringati Sumpah Pemuda 2026, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Perkuat Nasionalisme dan Inovasi

391 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Garut menjadi momentum untuk mengingatkan generasi muda agar tidak hanya memiliki semangat kebangsaan, tetapi juga mampu menghadirkan karya nyata dan kepedulian bagi masyarakat.

Advertisement

Pesan tersebut disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, ketika memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Apel Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (28/10/2026).

Dengan mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, peringatan ini menekankan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat, pantang menyerah, serta peka terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Dalam amanatnya, Syakur menyampaikan bahwa kecintaan terhadap bangsa dan negara perlu diwujudkan melalui tindakan konkret. Generasi muda diharapkan mampu mengambil bagian dalam pembangunan, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan kontribusi positif sesuai dengan potensi masing-masing.

Ia juga mengingatkan bahwa berbagai tantangan ke depan membutuhkan anak muda yang gigih dan tidak mudah menyerah. Kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bekerja keras menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan zaman.

Di samping itu, kepedulian terhadap sesama harus menjadi bagian dari karakter pemuda. Menurutnya, keberhasilan generasi muda tidak semata-mata diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari kontribusi dan manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat maupun lingkungan.

“Pemuda harus memunculkan kepedulian sosial dan lebih berempati terhadap sesama masyarakat serta lingkungan sekitarnya,” ungkap Syakur.

Wira Hebat Jadi Salah Satu Dukungan bagi Pemuda Garut

Sejalan dengan pesan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berupaya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi dan kreativitas, termasuk dalam bidang ekonomi kreatif dan kewirausahaan.

Salah satu bentuk dukungan yang disiapkan pemerintah daerah diwujudkan melalui program Wira Hebat, yang memberikan bantuan permodalan usaha. Program ini diharapkan dapat membuka peluang bagi anak muda untuk merintis usaha, menciptakan inovasi, dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Selain dukungan permodalan, Pemkab Garut mendorong terbentuknya ekosistem kepemudaan yang terbuka dan kolaboratif. Melalui ekosistem tersebut, para pemuda diharapkan dapat saling mendukung, memperluas jaringan, bertukar ide, serta mengembangkan gagasan kreatif menjadi kegiatan yang produktif.

Syakur menilai, pembentukan karakter dan pengembangan kreativitas membutuhkan proses panjang. Karena itu, diperlukan kesinambungan dukungan serta pembiasaan budaya kreatif di tengah masyarakat agar potensi generasi muda dapat berkembang secara optimal.

“Ini tidak bisa instan karena prosesnya panjang. Ini harus kita budayakan di tengah masyarakat dan hasilnya juga masih butuh waktu. Tapi saya optimistis, mulai dibangun dan diberikan ruang-ruang untuk terus mengembangkan kreativitasnya,” tuturnya.

Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, generasi muda Garut diharapkan mampu menerjemahkan semangat persatuan ke dalam tindakan nyata, baik melalui karya, kegiatan sosial, maupun keterlibatan aktif dalam pembangunan daerah.