Akun Twitter Salah Satu Kepala Dinas Pandeglang Kedapatan Akses Akun Porno

6.548 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Munculnya Media Sosial (Medsos) diakui banyak berdampak positif terhadap masyarakat sebagai salah satu sarana interaksi sosial. Komunikasi dinilai lebih mudah dengan menggunakan Medsos.

Advertisement

Namun nyatanya, kehadiran Medsos tidak melulu dimanfaatkan dengan baik oleh penggunanya. Seringkali, penggunaan Medsos justru dipakai untuk aktivitas lain yang mengarah pada perilaku negatif, seperti mengakses konten porno.

Hal itu sepertinya juga dilakukan admin akun salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang. Akun twitter kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Taufik Hidayat kedapatan mengakses sebuah akun porno di Twitter dengan nama @shintabella50.

Dalam interaksinya, Taufik memang hanya  membalas twit @shintabella dengan ikon . (titik). Balasan Taufik itu merespon cuitan akun porno tersebut yang memposting video dengan judul “Skandal Mesum Anak SMA Ngen**t”.

Melihat akun Taufik dengan nama @albaruci131848, ia membalas cuitan @shintabella50 pada pukul 15.51 WIB tanggal 3 Desember 2017.

Hingga berita ini dibuat, unggahan video porno itu, dicuit ulang oleh 132 netizen, dan disukai oleh 333 pengguna.

Jika ditelusuri, akun @shintabella50 memang kerap kali mengunggah berbagai video seronok. Akun itu sendiri telah diikuti oleh lebih dari 139 ribu pengikut.

Sedangkan yang mencengangkan, tidak hanya membalas cuitan tersebut, ternyata akun Taufik juga telah menyukai berbagai video serupa dengan akun berbeda. Sedikitnya ada 3 cuitan berbau seronok yang disukai oleh mantan Inspektur Inspektorat itu.

Ketika dikonfirmasi, Taufik membantah soal interaksi di sosmed tersebut. Ia mengaku bahwa  tidak pernah mencuitkan apapun di Twitter selama ini. Taufik seolah kaget ketika dimintai keterangan soal hal tersebut.

“Masa sih? Saya tidak pernah mengakses video seperti itu. Engga saya mainin, itu (Twitter, red). Kebetulan tadi sore agak rusak, jadi di otak-atik sama temen,” tampiknya.

Pejabat Pandeglang itu juga berdalih jika ia tidak pernah mengakses akun Twitternya dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan sejak akun Twitternya dibuat pun ia mengatakan tidak pernah membuka.

” Memang benar itu akun Twitter saya, tetapi saya tidak pernah membuka itu. Tidak tahu kapan terakhir mengakses. Saya tidak pernah membuka. yang bikin dulu teman di kantor. Coba nanti saya cek,” katanya singkat.