
BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Bertempat di aula BAZNAS Kabupaten Sumedang, beberapa hari yang lalu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang telah menggelar pelatihan dan pembinaan sumber daya amil (SDM) amil Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan, yang diikuti oleh 26 peserta dan merupakan operator tiap UPZ Kecamatan.
Pelatihan dan pembinaan ini dilakukan untuk mewujudkan pengelolaan zakat secara digital di kabupaten Sumedang. Pelatihan dan pembinaan SDM amil UPZ kecamatan ini juga untuk mewujudkan inovasi pengelolaan zakat dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 dan mendukung pemulihan ekonomi daerah.
Ayi Subhan Hafas, ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang mengatakan,
Dalam kegiatan pelatihan ini, operator dilatih melakukan pengelolaan zakat secara digital, hal ini guna mempercepat dan mempermudah menyajikan data-data yang diperlukan.
” Pelatihan dan pembinaan SDM amil UPZ Kecamatan ini untuk mewujudkan inovasi pengelolaan zakat dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 dan mendukung pemulihan ekonomi daerah ” selasa, 8 maret 2022.
Lebih lanjut Ayi Subhan Hafas menjelaskan, Baznas telah membulatkan tekad, agar ditahun 2022 menjadi tahun inovasi dalam pengelolaan zakat dikabupaten Sumedang, salah satunya Baznas berinovasi mengelola zakat secara digital, oleh karenanya dilakukan pelatihan tersebut. Sehingga hal ini bisa membantu pengelolaan zakat di kecamatan dalam kaitan pengoperasian secara digital.
” Pengelolaan zakat secara digital untuk mewujudkan inovasi pengelolaan zakat dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 dan mendukung pemulihan ekonomi daerah ” pungkasnya.










