Baru Berjalan 3 Hari, Oprasi Lodaya 2019 Jaring Ribuan Pelanggar

15.215 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Baru Bejalan 3 Hari, Oprasi Zebra Lodaya 2019 berhasil menjaring 2374 pelanggar dengan catatan 1620 tilang dan 754 teguran, hal ini disampaikan Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansyah dalam pers Rilis bersama awak media di Mapolres Garut, Sabtu 26 Oktober 2019.

Dikatakan Kapolres, ada peningkatan hampir 90 dari tahun sebelumnya, pelanggaran terbanyak masih dilakukan oleh penggunaan Helm yang bukan standar dan pengendara tanpa menggunakan Helm.

Advertisement

” Ada 780 pelanggar yang kami tindak karena berkendaraan tanpa menggunakan Helm atau menggunakan Helm tapi tidak berstandar Nasional” kata Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansah.

Kapolres Garut juga menerangkan, dalam oprasi kali ini, pihaknya juga menemukan Surat Tanda Nomor Kendaraan ( STNK ) yang diduga palsu. Ini terlihat dari Bahan material STNK tersebut berbeda dengan material yang digunakan saat ini.

” STNK itu kendaraan jenis City Car Hinda Jazz warna hitam, STNK-nya seperti di-scan dan dicetak oleh sendiri. Bahannya juga beda dengan STNK yang asli,” papar Kapolres Garut.

Namun lanjut Dede, Pihaknya masih memeriksa data kendaraan ini, jika memang benar palsu, akan kami tindak.

Selama tiga hari melakukan operasi zebra, Dede menyebut jumlah penilangan meningkat hingga 90 persen dibanding tahun lalu.

Disampaikan Kapolres, banyaknya pelanggaran terjadi karena kesadaran masyarakat saat berkendara masih kurang.

“ Kami akan terus sosialisasikan kesadaran dan keselamatan berkendara. Dengan harapan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan kepatuhan kelengkapan berkendara bisa memininalisir angka kecelakaan berlalu lintas”, pungkasnya.