
BUANAINDONESIA.CO.ID, CIAMIS,- Muhammad Mahfudz anak ke tiga dari pasangan Masruhin dan Siti Rohimah warga Dusun Kertasari, Rt 05, Rw 02, Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, ini memerlukan bantuan untuk pengobatan. Bayi yang baru lahir pada tanggal 3 April 2018 mengalami penyakit Labiopalatoskisis.
Muhammad Mahfudz dilahirkan di rumah orang tuanya, hanya beberapa hari harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, Namun sayang bayi tersebut belum mendapatkan perawatan khusus akibat keterbatasan biaya. Sehingga dikhawatirkan pulang ke rumah.
Kepala Dinas Kesehatan Ciamis drg. Engkan Iskandar mengatakan, bayi yang baru lahir sekitar satu mingguan tersebut lahir dengan tidak sempurna. Ada celah dibagian bibir dan langit-langit, kakinya bengkok, tangannya pendek, telinga tidak normal dan banyak cacatnya. Untuk sementara dari Dinas Kesehatan Ciamis memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga tersebut dalam hal pengobatan. Pihaknya menyarankan agar terus melakukan kontrol.
“Kita usahakan keluarga tersebut mendapatkan program waluya yang bersumber dari APBD Ciamis. Sedikitnya dapat membantu agar gratis dalam pengobatan,” ucap Engkan ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 18 April 2018
Lanjutnya, pihaknya memberikan bantuan stimulan kepada keluarga korban. Nantinya akan di prioritaskan dengan pengobatan gratis dan bila perlu disiapkan ambulan gratis untuk dirujuk ke rumah sakit yang lebih baik fasilitasnya.
Engkan meminta, agar pemerintah sekitar seperti Desa, Kecamatan maupun masyarakat sekitar atau tetangga ikut terjun membantu meringankan beban keluarga tersebut. Bagi masyarakat atau donatur yang ingin membantu Muhammad Mahfudz bisa mendatangi ke alamat diatas.
“Karena kepedulian mereka menjadi modal untuk memberikan semangat agar keluarga tetap tabah.” Tandasnya.








