BUANAINDONESIA.CO.ID, CIMAHI – Seiring meningkatnya kesadaran warga perkotaan akan pola hidup sehat ditengah pandemi Covid 19 ini, kini warga urban mulai beralih ke sayuran non pestisida kimia.
Warga di RW 24 Pharmindo, Kota Cimahi, Jawa Barat misalnya. Disini warga mulai gencaNrkan penanaman sayur non pestisida kimia untuk memenuhi kebutuhan sayur sehatnya.

Hendra Kusmana, salah seorang pencetus penanaman sayur non pestisida di Pharmindo mengatakan, mereka menanam sayur non pestisida kimia menggunakan sistem hidroponik.
” Ini merupakan kerjasama apik antara warga dan komunitas hidroponik, Bandung Hydromarket. Warga didampingi dari mulai pembuatan greenhouse hingga panen, ” kata Hendra melalui siaran pers nya, Jumat, 14 Agustus 2020.
Masih kata Hendra, respon warga Pharmindo juga sangat antusias ingin ikut serta menanam.
” Awalnya pengurus warga yang memberikan contoh, setelah hasil panen dibagikan ke warga, sekarang warga berlomba – lomba ingin menanam juga, ” tambah Hendra.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat disana, Abah Hikmat mengatakan, menanam menggunakan sistem hidroponik sangat menguntungkan.
” Hasil panen maksimal, lahan tidak perlu besar, biaya minim, panen yang tidak sampai satu bulan, sehat , aman dikonsumsi karena tidak menggunakan pestisida kimia dan yang pasti, hasil panennya bisa kita jual ke Bandung Hydromarket, ” jelas Abah Hikmat.
Seperti Abah Hikmat, Soetrisno, pengurus warga di RW 24 Pharmindo menyebut, seluruh pembiayaan pembuatan greenhouse adalah hasil gotong royong warga.
” Alhamdulillah, berkat kerjasama solid antar warga dan komunitas Bandung Hydromarket, sayur di greenhouse kita sekarang sudah panen, bahkan tidak sampai satu bulan sudah panen, ” ujar Soetrisno.










