Bentuk Satwankar, Cara DKPB Kota Bandung Cegah Musibah Kebakaran

26.212 dibaca
Penyuluhan untuk mengantisipasi kebakaran. (BUANA INDONESIA NETWORK/Abby Aditya)


BUANAINDONESIA.CO.ID, KOTA BANDUNG- Memasuki triwulan kedua tahun 2018, musibah kebakaran di Kota Bandung mengalami penurununan secara siginifikan. Persentase penurunan mencapai 50 persen dari kebakaran yang terjadi pada tahun 2017.

Penurunan musibah kebakaran di Kota Bandung salah satunya berkat program Satwankar.  Dinas Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung melatih Satuan relawan kebakaran (SATWANKAR) sedikitya 40 orang warga dari 30 kelurahan pada gelombang pertama yang digelar di Taman Pramuka, Jl. R E Martadinata,Kota Bandung,Rabu 18 April 2018 . Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran yang di akibatan kelalaian warga.

Advertisement

“Dalam bimbingan teknis kali ini untuk anggota satwankar yang nantinya mereka itu akan membantu dinas kebakaran penanggulangan kota bandung untuk sosialisasi dan penyuluhan yang menjangkau 151 kelurahan hampir 1500 rw. Satwankar ini nantinya akan dilepas ke wilayahnya masing masing, merekalah yang melakukan penyuluhan kepada warga, tak hanya kebakaran, kebencanaan hingga kedaruratan medis, penyuluhan bisa dilakukan dari warga kepada warga,” terang Cecep Rustiana selaku Kasie Bina Partisipasi Masyarakat

“Ini salah satu strategi dalam melakukan pencegahan kebakaran,dengan memanfaatkan tenaga relawan satwankar,dengan cara ini sangat efektif untuk mencegah terjadinya kebakaran” kata Cecep.

Dengan adanya satwankar cecep berharap akan muncul relawan mandiri,yang bisa menularkan penyuluhan ini kepada warga atau saudara di wilayahnya.

“Penyuluhan kepada warga secara efektif dari bidang pencegahan kebakaran dari perspektif terhadap kelalaian masyarakat”tutup Cecep.

Sementara,Bima Pratama selaku relawan mengatakan bintek satwankar ini sangat bermanfaat bisa memberikan warganya tentang kebakaran maupun bencana.

“untuk materi yang di berikan tentang simulator konsleting listrik untuk memudahkan dan masyarakat mengerti,memanfaatkan kabel kabel yang sesuai standar karena itu bisa berjangka panjang” kata Bima.

Bima berharap dengan adanya bintek satwankar ini dapat membangun Bandung Zero fire dan mengubah perspektif masyarakat lebih paham akan bahaya kebakaran.

“Pelaksaan ini dapat membangun Bandung zero fire agar masyarakat lebih paham dan berharap dapat meminimalisir kebakaran khususnya perumahan yang padat penduduk yang sulit di jangkau” pungkasnya.