Bosan Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki: Kalau Pemkab Tak Mampuh Hibahkan Saja Ke Masyarakat

6.460 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Kesal tidak dibangun oleh pemerintah, ratusan warga desa Cadasari Dan Desa Tapos Kecamatan Cadasari melakukan perbaikan jalan dengan cara swadaya masyarakat bergotong royong membangun ruas jalan Cadasari – Tapos yang dimulai pada Minggu 11 Mei 2025,

Rencana nya perbaikan jalan yang dilakukan oleh masyarakat sepanjang 2,5 Kilo Meter tidak melibatkan unsure pemerintah baik pemerintah Desa Maupun Pemerintah Kabupaten, karena menurut sejumlah keterangan masyarakat hal ini dilakukan karena bentuk kekesalan juga protes terhadap pemerintah Kabupaten Pandeglang yang seakan menganak tirikan ruas jalan tersebut hingga kerusakan jalan lebih dari 20 tahun tidak pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah.

Advertisement

Salah seorang warga Kampung Waas Desa Cadasari Kecamatan Cadasari Kabupaten Pandeglang, Mahmud Mengatakan, pihaknya mengaku prihatin terhadap pemerintah Kabupaten Pandeglang yang seakan menganak tirikan ruas jalan Cadasari Tapos yang kondisinya memprihatinkan dan tidak pernah tersentuh pembangunan kurang lebih selama 20 Tahun, selain itu di jalan tersebut juga minim penerangan Jalan umum (PJU_Red) sehingga tidak sedikit orang mengatakan rawan kecelakan serta kekerasan jalan (Begal).

“Lebih dari 20 Tahun pak jalan disini tidak pernah diperbaiki, dan hanya dijanji-janji saja oleh kepala desa dan camat, makanya setelah ini selesai kami warga Desa Cadasari Dan Warga Desa Tapos siap ke pendopo untuk bersilaturahmi dengan Bupati baru dengan membawa Sound System,” katanya Kepada Media saat dijumpai dilokasi perbaikan jalan,” Senin 12 Mei 2025

Ia menjelaskan, hal ini dilakukan sebagai bentuk kekesalan warga terhadap pemerintah kabupaten pandeglang yang dianggap tidak becus dalam menajalankan pemerintahan serta pemerataan pembangunan dikabupaten pandeglang, ia juga menyarankan jika pemerintah kabupaten pandeglang tidak mampuh membangun serta memelihara ruas jalan tersebut lebih baik dihibahkan saja ke masyarakat agar masyarakat tidak selalu menunggu serta menjadi ajang politik semata.

“Kalau pemda pandeglang tidak mampuh membangun jalan kami, lebih baik dihabahkan saja ke masyarakat karena percuma jalan ini menjadi kewenangan pemda pandeglang namun tidak diurus apa lagi dibangun, dan hanya dijanjikan pada saat mau pemilihan saja,” katanya

Ditempat yang sama salah seorang Tokoh Pemuda Kampung Waas Desa Cadasari, Agus mengatakan, pihaknya mengaku sebelumnya sudah mengajukan pembangunan jalan tersebut baik melalui musrenbang, usulan langsung hingga aspirasi Anggota Dewan, akan tetapi semua hanya datang menanyakan semata, dan hanya menjadi janji belaka disaat hendak akan pemilihan dan ditinggalkan setelah pemilihan.

“Cape kami mah ngusulken deui ngusulken deui tapi eweh teu dibangun-bangun, puguh teu diaku mah pindahkeun bae kami ka serang ja didieu mah perbatasan ieuh,” ucapnya ketus saat menjawab pertanyaan awak media