BPOM RI Adakan Gebyar Keamanan Pangan Di Kabupaten Pandeglang, Ini Kata Irna

13.441 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Kabupaten Pandeglang menjadi tempat Gebyar Keamanan Pangan oleh badan pengawasan olahan makanan, (BPOM) RI, yang bertempat di Gedung Geraha Pancasila, Kabupaten Pandeglang menjadi Pilot Project tentang keamanan pangan, Senin 3 Desember 2018.

Advertisement

Pangan adalah kebutuhkan bagi keberlangsungan hidup manusia, oleh sebab itu pembangunan keamanan pangan penting dilakukan. Hal ini dapat dimulai dari individu, keluarga, hingga masyarakat.

” Saya harap Kabupaten Pandeglang ini menjadi pilot project bagi wilayah lainnya di indonesia untuk keamanan pangan karena temuan berbahaya relatif sedikit. Dan juga merupakan Kabupaten yang memiliki potensi pengembangan ekonomi lokal, kemudian Pandeglang juga sebagai destinasi wisata nasional, yaitu kawasan ekonomi khusus KEK” Demikian disampaikan Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Badan Pengawasan Olahan Makanan Republik Indonesia (BPOM. RI) Dewi Prawitasari pada pembukaan acara Gebyar Keamanan Pangan di Graha Pancasila (GP) Pandeglang, Senin 3 Desember 2018.

Menurutnya, ada dua sisi yang dapat dilakukan BPOM dalam menjaga keamanan pangan yaitu dengan sosialisasi dan intervensi.
Sosialisasi melalui pemberdayaan masyarakat, kader dan komunitas. Untuk interpensi kami lilaksanakan disemua Provinsi melalui aksi nasional pangan jajanan.

” Melalui aksi jajanan nasional, di Provinsi Banten sudah ada 321 sekolah sudah diintervensi, 9 pasar aman dari bahan bahaya, 100 Desa keamanan pangan, 1.851 pemberdayaan UMKM, dan khusus Pandeglang adalah pangan aman di Daerah destinasi yaitu di Desa Panimbang. Tujuan intervensi ini agar masyarakat mandiri dibidang keamanan pangan dan faham akan pentingnya keamanan pangan,” jelasnya.

Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, dirinya sangat mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak BPOM telah memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para komunitas dan pelaku usaha untuk mengikuti acara gebyar keamanan pangan. Pasalnya, kata Irna jumlah penduduk yang besar kurang lebih 1,2 juta sangat membutuhkan keamanan pangan agar menjadikan rumah tangga yang sehat,

” Keamanan pangan merupakan pondasi untuk hidup menjadi sehat, saya harap para pelaku usaha membantu kami untuk mewujudkan keamanan pangan,” ujarnya.

Lanjutnya, Selain masyarakat Pandeglang, dikatakan Irna, yang perlu mendapatkan perhatian juga terjaminnya keamanan pangan bagi para wisatawan yang datang agar mereka merasa aman dan nyaman, “Ini komitmen kita bersama untuk saling menjaga dan menguatkan, perlindungan untuk konsumen ini tanggung jawab bersama. Tidak hanya masyarakat kita yang harus dilindungi, namun para wisatawan juga harus mendapatkan keamanan pangan,” tandasnya.

Hadir dalam acara ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Raden Dewi Setiani, Kepala BPOM Serang Sukriadi Darma.