Bulan Dana PMI Kab Bandung Raup Rp1,3 Miliar

16.268 dibaca
Kepala PMI kabupaten Bandung dr. Achmad Kustijadi, M.Epid bersama ketua bulan dana PMI Kurnia Agustina saat penutupan bulan dana PMI dan musyawarah kerja PMI kab Bandung di gedung korpri Soreang. Kamis 4 April 2018. (BUANA  INDONESIA NETWORK/AHMAD SUGRIWA).


BUANAINDONESIA.CO.ID, KAB BANDUNG – Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung tahun 2017 mencapai 90,66% atau sebesar Rp. 1,3 miliar dari targetan sebesar Rp.1,5 miliar. Hal tersebut disampaikan ketua bulan dana PMI Kurnia Agustina dalam acara penutupan bulan dana PMI dan musyawarah kerja PMI kabupaten Bandung di gedung korpri Soreang. Kamis 5 April 2018.

“Pencapaian ini dikarenakan adanya perubahan struktur OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah kabupaten Bandung. Apalagi SMA dan SMK sekarang ini berada dalam kewenangan dinas provinsi Jawa Barat,” ungkap Kurnia yang akrab disapa teh Nia ini.

Advertisement

Teh Nia juga memaparkan masih banyak potensi di mabupaten Bandung yang bisa dijadikan target. “Berbicara masalah target, sebenarnya kabupaten Bandung masih banyak potensi yang masih belum tergali terutama dari kalangan buruh pabrik,” jelasnya.

Teh Nia yang juga isteri bupati Bandung ini menyampaikan bahwa bulan dana merupakan tugas yang mulia. “Pengumpulan dana ini merupakan tugas yang mulia, di mana dana akan disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan, mengingat kabupaten Bandung memiliki daerah-daerah yang rawan bencana alam,” imbuhnya.

Selain menangani bencana, PMI juga berperan membina generasi muda untuk memiliki jiwa sosial. “PMI bukan sekadar menangani bencana alam dan donor darah saja, akan tetapi menyangkut pula kepada pembinaan jiwa sosial generasi muda dan gerakan kemanusiaan lainnya,” pesannya.

Asisten kkonomi dan kesejahteraan (Ekjah) kabupaten Bandung, Marlan berharap, adanya divisi mitigasi pada PMI kabupaten Bandung. “Tahun 2013 IRB (Indeks Rawan Bencana) kabupaten Bandung berada pada posisi empat di Indonesia. Alhamdulillah, sekarang IRB kabupaten Bandung menurun menjadi posisi 12. Akan tetapi saya berharap ke depannya PMI memiliki divisi mitigasi guna mengantisipasi risiko bencana di kabupaten Bandung,” kata Marlan.

Marlan juga berterimakasih kepada PMI yang telah membentuk siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat). “Saya berterimakasih atas kinerja PMI yang telah memberikan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana melalui Sibat,” ucapnya.

Editor : NA