Bupati Garut Beserta Unsur Forkopimda Ikuti Vidcon Pengarahan Presiden RI Terkait Covid-19

1.156 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut, Rudy Gunawan beserta Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Garut mengikuti arahan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang diikuti oleh kepala daerah di seluruh Indonesia melalui video confrence , di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin 17 Mei 2021.

Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengatakan para kepala daerah harus lebih berhati-hati ketika pasca lebaran karena berpotensi akan adanya jumlah kasus baru Covid-19.

Advertisement

” Pasca lebaran hati-hati, betul-betul kita harus waspada karena ada potensi jumlah kasus baru Covid meskipun kita adalah mengeluarkan kebijakan larangan mudik, tadi pagi saya mendapatkan data, data saya terima terdapat 1,4 juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6 Mei sampai 17 Mei,” ujar Presiden yang memiliki sapaan akrab Jokowi ini.

Selain itu, ia mengimbau untuk selalu optimis dalam hal pemulihan ekonomi di Indonesia. Jokowi berharap semua provinsi di Indonesia bisa memiliki angka positif dalam hal perekonomian. Meskipun begitu, ia meminta baik di sisi kesehatan maupun ekonomi harus berjalan beriringan.

“ Kita harus bekerja keras optimis agar di kuartal kedua target kita kurang lebih di atas 7% nanti kita bisa peroleh. Semua provinsi kita harapkan sudah positif di kuartal kedua ini, tapi hati-hati urusan covid harus tetap ditekan, jangan hanya melihat satu sisi ekonomi tidak melihat sisi kesehatan. Dua-duanya harus berjalan beriringan,” katanya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang juga hadir dalam kegiatan pengarahan ini mengatakan, penanganan krisis terkait Covid-19 ini merupakan tanggung jawab dari banyak stakeholder.

” Penanganan krisis ini merupakan kebersamaan banyak stakeholder, terutama dalam mengendalikan masyarakat atau social control, daerah yang Forkopimdanya kompak umumnya mampu mengendalikan angka – angka indikator, dan sebaliknya daerah yang kurang kompak angka-angka indikatornya jadi kurang terkendali,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, momentum hari raya ini harus diwaspadai agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di masyarakat.

“ Momentum hari raya adalah salah satu yang perlu diwaspadai, dan disikapi dengan kekompakan, pemerintah pusat dan semua pemerintah daerah,” katanya.

Bupati Garut, Rady Gunawan, dalam kesempatan berbeda mengungkapkan angka kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Garut melebihi angka nasional, dimana untuk nasional angka kematian akibat Covid – 19 per tanggal 15 Mei 2021 berada di angka 2,76 persen, sedangkan Kabupaten Garut sudah menyentuh angka 4,3 persen.

Bupati menyatakan pihaknya akan menghidupkan kembali Satgas di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta akan melakukan koordinasi dengan para kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Garut dan menetapkan siaga 1 untuk para Puskesmas.