BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Bupati Garut H Rudy Gunawan menghadiri acara penyerahan Lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat Desa ( BBGRM ) di desa Giriawas kecamatan Cikajang kabupaten Garut, Selasa 16 Juni 2020.
Dalam sambutannya Bupati Rudy Gunawan mengatakan permohonan maafnya atas keterlambatannya hadir ditengah – tengah masyarakat desa Giriawas sehubungan adanya kegiatan lain yang menyangkut tugasnya sebagai Bupati Garut.
” Saya baru saja mengantarkan 4 orang dalam satu keluarga warga desa Samida kecamatan Selaawi yang sebelumnya dinyatakan positif Corona, namun hari ini berkat kerja keras tim medis kita, alhamdulillah dinyatakan sembuh dan saya antar langsung ke kediamannya. Saya harap bapak ibu tidak usah khawatir karena saya jamin 99% masyarakat Garut itu sehat. Mengingat jumlah angka pasien yang positif Covid-19 di Garut hanya 25 orang itupun 4 orangnya dari bangsa luar. Maka dari itu kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan demi menjaga kesehatan kita semua, dengan cara memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak” kata Bupati Rudy Gunawan diawal sambutan.
Masih kata Bupati, tak disangka di tahun sekarang ini kita tertimpa musibah yang tak sempat terbayangkan sebelumnya.
” Adanya virus Covid-19 ini juga memberikan beberapa pengaruh terhadap progres kinerja pemerintahan, seperti terhambatnya proses pembangunan. Ada beberapa daerah yang akan pemerintah bangun demi kemajuan kabupaten yang lebih baik menjadi tertunda. Salah satunya pembangunan pasar dan rumah sakit di daerah Cikajang. Mungkin untuk progres pembangunannya akan kita lanjut lagi nanti kisaran bulan Desember atau Januari mendatang” ungkapnya.
Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan ujarnya. Bisa dikatakan sebagai bentuk tranparansi dari Bupati mengenai keuangan, yang pertama mengenai dana Pemkab yang kini dikurangi sebanyak 250 Miliyar. Tentu saja hal itu berpengaruh terhadap hal lain. Salah satunya anggaran yang akan disalurkan ke Desa nantinya akan berkurang.
” Desa ini hanya mendapat dana sebanyak 1,4 milyar, jumlah tersebut tentunya termasuk jumlah yang sedikit jika dibandingkan dengan beban yang harus ditanggung dan diurusnya lebih banyak.
” Walau begitu kita sebagai Tim Pemerintahan wajib menjalankan pekerjaan dengan dedikasi yang tinggi untuk membangun daerahnya. Termasuk berjanji mensejahterakan kehidupan rakyat” tutur Bupati.
Mengenai BBRGM sambungnya, saya harap hal ini bisa menjadi bentuk gotong royong dari kita semua, karena Desa Giriawas ini akan dijadikan tempat BBRGM tingkat provinsi Jawa Barat. Untuk juara BBRGM yang baru akan ada hadiah lain lagi nanti.
Terakhir Bupati menyampaikan bahwa saat ini ada program yang bernama Padat Karya Tunai, hal ni dilaksanakan dalam rangka gerakan meningkatkan perekonomian di musim pandemi. Selain itu ada berita yang tidak mengenakan juga mengenai bantuan rumah yang disalurkan dari pemerintahan ternyata ada kecurangan didalamnya. Ada beberapa oknum-oknum di desa yang tidak bisa menyampaikan amanatnya dengan baik.
” 1000 bantuan rumah yang diberikan masih ada yang tidak tersampaikan ke tangan yang benar. Seharusnya bantuan itu bisa diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, Walaupun kita sekarang ini sedang dilanda musibah” pungkasnya.










