Camat Angsana Ajak Warga Sekolah Untuk Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

5.457 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Guna meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi bencana, Pemerintah Kabupaten Pandeglang Melalui Kecamatan Angsana kolaborasi dengan Forum Kampung Siaga Bencana (FK – KSB ) Kabupaten Pandeglang, menyelenggarakan Sosialisasi ke Sekolah -Sekolah diantaranya Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Pandeglang ( MTSN ), Kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di Sekolah – Sekolah, sebagai hal penting di daerah yang berpotensi dan rawan terjadinya bencana alam.

Advertisement

Kegiatan yang berlangsung di MTS Negeri 7 Pandeglang. Yang berada di Desa Cikayas Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Banten. Sebagai peserta yaitu siswa-siswi kelas 7 sampai kelas 9, hadir Camat Kecamatan Angsana, Beni Madsira Ketua FK-KSB Pandeglang Banten, sebagai narasumber, hadir juga Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Aminudin, Kasubag Tata Usaha, para dewan gurun serta Stap TU.

Camat Kecamatan Angsana Acep Jumhani mengatakan, program sosialisasi tentang kesiapsiagaan menghadap bencana yang di lakukan ke sekolah adalah program yang sudah di berjalan, mulai dari tingkat sekolah dasar SD,SMP,MTS dan tingkatan sekolah menengah atas SMA yang berada di wilayah kecamatan Angsana, hal ini menjadi upaya melindungi warga sekolah dari potensi bencana.terutama pengurangan resiko bencana, pendidikan serta pengetahuan sejak dini hal yang penting.

“Penerapan Sekolah Aman Bencana ini menjadi sarana bagi guru dan siswa untuk belajar tentang lingkungannya. Serta menjadi agen informasi kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana kepada keluarga dan warga sekitar, hak ini tentunya untuk mengurangi resiko Bencana,” ujarnya. Senin

Menurut Yanuar, program tersebut harus diselenggarakan berkesinambungan baik mandiri oleh sekolah maupun pendampingan lembaga lain. “Lewat kegiatan ini dapat meningkatkan literasi bencana sehingga tercipta budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan,” ujarnya.Senin 14 Oktober 2024

Pemerintah berkewajiban menyediakan sekolah yang aman bagi siswa dan warga sekolah lainnya. Selain peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah terkait kebencanaan, keamanan sekolah pun harus diperhatikan. Hal itu tentunya untuk mengurangi resiko bencana. Tentunya kolaborasi dengan relawan kampung siaga bencana KSB yang berada di wilayah kecamatan Angsana.

“Pihak sekolah harus memastikan keamanan satuan pendidikan dengan melakukan koordinasi pada instansi terkait, terutama dengan relawan KSB yang berada di wilayah kecamatan Angsana, beruntung di Angsana ada relawan KSB yang siap dalam penanggulangan Bencana, selain di kabupaten ada BPBD, hal itu untuk tetap memastikan keamanan dari aspek lokasi, struktur bangunan, desain, penataan kelas dan dukungan sarana dan prasarana untuk mendukung Sekolah Aman Bencana,” imbuhnya.

Camat berharap, melalui penerapan Sekolah/Madrasah Aman Bencana dapat menerapkan standar sarana dan prasarana serta budaya yang mampu melindungi warga sekolah dan lingkungan di sekitarnya dari bahaya bencana. “Diharapkan penerapan Sekolah Aman Bencana dapat ditingkatkan dan diimplementasikan sebagai upaya mitigasi terjadinya bencana, untuk mengurangi resiko benacna, terutama bencana sosial, karena anak anak sekolah MTSN, SMP, SMA dan SMK, Bencana sosial di antaranya tawuran antar sekolah dan buling, itu termasuk bencana sosial, jadi bukan bahaya bencana alam aja yang kita sampaikan tetapi bencana sosial kita juga sampaikan,” tuturnya.

Ketua FK KSB Pandeglang dan juga sebagai ketua FK KSB Provinsi Banten Beni Madsira, menargetkan program KSB Masuk sekolah dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi bencana alam sejak usia sekolah, tentunya apa yang sudah di sampaikan dapat di implementasikan di masyarakat minimal kepada keluarganya,

“Terutama untuk membangun budaya siaga, budaya aman dan pengurangan resiko bencana di sekolah, hal ini dilakukan agar mampu melindungi warga sekolah dan lingkungan di sekitarnya dari bahaya bencana, ini memang program kami KSB, untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada anak anak di usia sekolah, kaitan kesiapsiagaan Bencana, tentunya kolaborasi dengan kecamatan dan sekolah. Hal yang penting harus kita ketahui, pergantian dari musim kemarau ke musim hujan yang bisa menyebabkan bencana, yang biasa terjadi hujan disertai angin, bahaya Sambaran petir dan angin puting beliung, kemudian ketika musim hujan Bencana banjir, ungkapnya

Kepala sekolah MTSN 7 Pandeglang melalui Wakil Kesiswaan Aminudin, pihak sekolah sangat berterimakasih kepada pihak kecamatan Angsana, dan ke ketua FK KSB Banten, yang sudah melaksanakan program sosialisasi kesiapsiagaan di sekolah, tentunya hal tersebut sangat bermanfaat sekali untuk menambahkan pengetahuan siswa siswi dalam kebencanaan

” Tentunya kami pihak sekolah MTSN 7 Pandeglang sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan yang di selenggarakan oleh camat Angsana yang kolaborasi dengan FK -KSB, yang tentunya memberikan ilmu pengetahuan yang tidak di miliki oleh kami, pengetahuan tentang kesiapsiagaan kebencanaan, ini sangat penting sekali, terutama kaitan mitigasi untuk pengurangan resiko bencana, karena lingkungan sekolah kami ini adalah rawan b nacana banjir yang setiap tahun terjadi, semoga kegiatan ini tidak hanya sekali di lakukan, karena kami sangat membutuhkan sekali tentang pengetahuan kebencanaan,’ jelasnya