Cuaca Buruk, Bagan Nelayan Mangkrak

5.613 dibaca

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Puluhan Bagan milik para nelayan yang telah rampung dikerjakan untuk penangkapan ikan dilautan lepas belum bisa dioperasikan mengingat cuaca dan gelombang laut diselatan terus semakin memburuk, Rabu, 12 Oktober 2016.

Demikian dikatakan Apang salah satu pemilik Bagan asal desa Citeureup. Kecamatan Panimbang. kepada awak media.

Advertisement

” Cuaca buruk baru terjadi pada tahun ini saja dan biasa nya di awal bulan Oktober tahun sebelumnya cuaca dan gelombang membaik atau stabil. sehingga para nelayan sudah dapat mengoperasikan bagannya untuk mengais rizki dalam menangkap ikan di perairan selat sunda. Ironis. Tidak sedikit biaya yang telah mereka dikeluarkan. untuk perakitan pembuatan per- unit bagan. ¬†modal yang tengah disiapkan cukup besar. Dari kisaran mulai sebesar Rp 30 juta hingga Rp 40 juta per unit. Sementara kekuatan bagan hanya dapat dipergunakan untuk Operasi penangkapan maksimal 1 tahun. Mudah-mudahan pemerintah dapat melirik kami dan memberikan permodalan pada para nelayan. Dan Juga bagan miliknya bulan ini sudah bisa ditarik kembali keperairan dan dapat dioperasikan seperti biasanya, ” Katanya

Hal senada juga dikatakan Iis, manager Tempat Pelelangan Ikan (TPI) desa Citeureup.
Agung Suryamal
” Kondisi cuaca perairan diselatan banten sangat memburuk. Sehingga hasil penangkapan ikan pun diperairan kita sangat berkurang. akibat faktor cuaca. Kami menghimbau kepada para nelayan. Dengan kondisi cuaca memburuk ini jangan memaksakan kehendak kita bersabar dan menunggu cuaca hingga stabil kembali, ” Kata Iis