Kesiapsiagaan Kebencanaan, Ini Yang Dilakukan Dinsos Provinsi Banten

8.075 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PADEGLANG – Dinas Sosial Provinsi Banten Bidang Linjamsos Melalui Kasi PSKB, melakukan Pembekalan Pembinaan Kemampuan Kampung Siaga Bencana ( KSB ) Kecamatan Sumur dan KSB Kecamatan Labuanharus sekaligus sosialisasi penanaman Pohon Mangrup di sepanjang Pesisir pantai, yang akan dilaksanakan tahun 2021.Kegiatan di laksanakan di Gor Desa Sumber Jaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang.

Advertisement

Kepala Dina Sosial Provinsi Banten melalui Kepala Bidang Linjamsos, H Tajul Aripin, mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan dalah untuk pembekalan kepada KSB, terutama KSB yang ada di wilayah Pesisir Pantai, Kabupaten Pandeglang ada 13 KSB di 13 Kecamatan, namun baru KSB yang dilaksnakan pembekalan kemampuan, pihaknya memperioritaskan KSB yang ada Di Wilayah Pesisir Pantai KSB Kecamatan Labuan dan Kecanatan Sumur.

” kenapa kita lakukan pembekalan hanya 2 Kecamatan labuan dan sumur, ini sekalian sosialisasi rencana penanaman mangrup di sepanjang panatai di wilayah Kabupaten Pandeglang yang akan dilaksanakan di tahun 2021 oleh Kementerian Sosial, kemudian, kegiatan ini untuk meningkatkan kapasaitas anggota KSB dalam malkukan mitigasi dan penanganan kebencanaan di wilayahanya, agar mereka selalu siap kompak dan melayani masyarakat,” paparnya. Kamis 26 Nopember 2020.

Lebih lanjut Tajul menjelaskan, anggota KSB berbasis masyarakat, dari masyarakat untuk masyarakat dan oleh masyarakat, dengan beranggotkan 60 orang dari perwakilan Desa kelurahan, sehingga Pemerintah terbantu dengan adanya KSB, KSB punya tugas melakukan mitigasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara langsung, agar masyarakat paham dan tau bahay bencana, ketika terjadi bencana masyarakat tau harus bertindak apa dan harus bagaimana, menjalin komunikasi dengan semua unsur, dengan relawan lain dan terutama dengan Pemerintah setempat.

” Pemerintah berharapmasyarakat sendiri yang harus bangkit karena penanggulangan bencana itu tidak bisa dilakukan secara sendiri ada peran pemerintah peran masyarakat peran dunia usaha kemudian ditambah lagi peran media-media juga maksudnya semua itu ada saling mendukung. Tidak bisa misalnya pemerintah saja masyarakat sebagai objek tidak bisa seperti itu ketika masyarakat menjadi subjek menjadi subjek sebuah apa kejadian bencana Dia akan paham potensi bencana yang ada di Daerah seperti disumur itu apa Saya rasa banyak juga yang kemarin yang di depan mata sekali ada tsunami bencana itulah yang mungkin harus kita bukan mungkin tetap harus kita antisipasi dengan baik potensi bencana nya apa kita punya Apa sumber daya yang ada di masyarakat kecamatan sumur,” ungkapnya

Irma mulyasari Kasi PSKB menambahkan, KSB ciri utamanya ada gardu sosial ada lumbung sosial, semua perlu kordinasi dengan pemerintah Kabupaten atau dengan Muspika Kecamatan, kemandirian KSB sebagai relawan juga dituntut hak ini untuk menumbuhkembangkan jiwa sosial dimasyarakat, KSB memang perlu daya dukung juga supaya bisa melaksanakan tugas-tugasnya dengan lebih maksimal lagi.

” kenapa harus ada gudang logistik ketika terjadi bencana, KSB supaya pada saat bencana terjadi KSB siap siaga, tetapi KSB juga butuh kerjasma dengan pihak-pihak luar, dai antaranya dsri para pengusaha lokal yang ada di wilayahnya, dari masyarakat setempat, tetapi KSB juga harus bisa mengelola manjemen KSB, terutama mengelola anggaran dan menjaga amanah dari pihak pihak yang membantu,” ucapnya.Sementara Ketua KSB Kecamatan Sumur Sumardi, pihanya merasa bersukur dan berterimakasih kepada Dinas sosial Provinsi Banten Ketua Forum KSB Kabupaten Pandeglang, yang sudah menujuk KSB Kecamatan Sumur dan melaksanakan kegaiatan Pemebekalan, penguatan pengetahuan bagi KSB.

” Kami sangat bangga menjeadi anggota KSB sebagai relawan kebencanaan, semoga setelah mengikuti kegiatan ini kami dapat mengaflikasikan dalam kehidupan dan meneruskan sosialisasi ke masyarakat dengan cara kami, jelasanya kegiatan ini sangat bermanpaat bagi kami anggota KSB Kecamatan Sumur,” tandasnya.