Di Hari Kesadaran Nasional, Ini Harapan Bupati Garut

4.554 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Jajaran Kepegawaian di lingkungan Pemerintah kabupaten Garut melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka hari Kesadaran Nasional ,Rabu 17 Juli 2019 bertempat di lapangan Setda Garut.

Dalam amanah yang dibacakan Bupati Garut H Rudy Gunawan selaku Inspektur Upacara penyampaikan moment yang membahagiakan mengingat pada kesempatan ini kita dapat melaksanakan upacara hari Kesadaran Nasional yang memiliki makna penting bagi kita semua, terutama dalam rangka melakukan refleksi atas pelaksanaan tugas dan korpri dalam pengabdiannya kepada masyarakat,bangsa dan negara.

” Dalam hubungannya dengan hal tersebut dengan kedudukan selaku dewan penasehat Korpri Saya berpesan kepada seluruh anggota korp pegawai Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut agar menjadikan upacara hari kesadaran nasional ini sebagai sarana untuk menguatkan kebersamaan sebagai aparatur birokrasi pemerintahan yang diarahkan pada upaya pengembangan komitmen dalam menumbuhkan etos kerja dan performa kinerja, sehingga mampu mewujudkan diri sebagai aparatur yang handal dan profesional yang berdaya guna dan berhasil guna.

Sambung Bupatu, jika pada masa lalu motto Korpri adalah abdi negara, maka sejak era reformasi moto itu berubah menjadi pelayan masyarakat. Saya sangat setuju bahwa sesungguhnya para pegawai negeri sipil atau seluruh Aparatur Negara adalah pelayan masyarakat, pada era sekarang ini birokrasi sebagai komponen utama dalam mengelola pemerintahan negara harus secara terus-menerus mampu meningkatkan kualitas pengabdian dan kinerja terbaiknya kepada masyarakat bangsa dan negara yang kedudukan dan kegiatannya tidak terpisahkan dari kedinasan, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari jalannya roda pemerintahan dituntut untuk terus dapat meningkatkan profesionalismenya, meningkatkan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat, semangat Korpri adalah mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan jiwa Korpri adalah jiwa Pengabdian.

Lanjutnya, dalam kerangka pikir sebagaimana yang telah saya sampaikan tersebut. Saya ingin mengingatkan isi pidato Presiden Republik Indonesia terpilih Periode 2019-2024 Bapak Ir H Joko Widodo dalam acara ” Visi Indonesia ” pada tanggal 14 Juli 2019 lalu, yang beberapa poin di antaranya terkait kinerja birokrasi yaitu :
Pertama kita diingatkan Bahwa saat ini kita berada dalam lingkungan global yang sangat dinamis yang dicirikan dengan penuh kecepatan, penuh resiko, penuh kejutan dan seringkali jauh dari perhitungan kita. oleh karenanya kita dituntut untuk mencari cara baru dan melakukan inovasi.

Kedua reformasi birokrasi yang mengarah pada simplikasi atau penyederhanaan sistem layanan, yang semakin melayani tidak berbelit – belit dan bersih dari pungutan liar. Kecepatan layanan birokrasi terutama di sektor perizinan menjadi kunci birokrasi kita.

Ketiga kita diminta untuk meninggalkan cara dan pola pikir lama baik dalam mengelola organisasi, lembaga dan pemerintahan yang tidak efektif harus dibuat efektif dan yang tidak efisien harus menjadi lebih efisien guna meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Masih dalam amanahnya Bupati Garut menyatakan, dalam kaitanya dengan hal itu Presiden Republik Indonesia menginginkan agar jajaran birokrasi meninggalkan pola kerja linear, tidak ada lagi kerja – kerja rutinitas dan tidak ada lagi kerja dalam zona nyaman, ” Penyakit Birokrasi Ada Di Situ “. Sehingga Mind Set birokrasi harus berubah dan semuanya harus berubah.

Kita dituntut untuk membangun nilai baru dalam bekerja yaitu pola kerja yang adaptif, produktif dan kompetitif.

Keempat penggunaan keuangan negara harus fokus dan tepat sasaran, setiap rupiah yang keluar harus memberikan manfaat untuk ekonomi rakyat dan kesejahteraan.

” Dalam pandangan saya ke 4 point pidato presiden RI tersebut, secara substansial merupakan hal – hal yang seringkali menjadi kritik saya atas kinerja maupun pola pikir jajaran birokrasi di lingkungan Pemkab Garut, melalui berbagai kesempatan , seringkali saya memberikan kritik kepada Saudara – saudara mengenai tanggung jawab sebagai jajaran birokrasi, termasuk perubahan pola pikir dalam perencanaan program dan kegiatan yang lebih Vioner, terukur dan diarahkan untuk pencapaian hasil yang benar – benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Garut. Semua kritik yang saya sampaikan , bahkan mungkin terasa keras bagi saudara – saudara, itu bukan bentuk ketidakpercayaan , melainkan cara saya memotivasi agar lebih memberikan makna dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allh SWT sebagai anggota Korpri yang semua orang bisa merasakan dan hanya dapat memimpikan status yang saudara – saudara sandang saat ini”.

Sambung Bupati Rudy Gunawan, tidak sedikit pun saya meragukan dedikasi, loyalutas maupun kemampuan saudara – saudara, fakta menunjukan bahwa kabupaten Garut meraih berbagai prestasi selama saya memimpin. Termasuk banyak kemajuan yang telah kita wujudkan di beberapa sektor pembangunan, menjadi bukti kinerja birokrasi pemerintahan daerah, begitu pun penghargaan Satya Lencana karya Satya yang diberikan kepada saudara-saudara termasuk, kepada 442 Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang pada tahun ini menerimanya, merupakan bukti dan dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan.

” Namun demikian harus memahami zaman telah berubah, pola pikir masyarakat berkembang, dan tata kelola pemerintahan juga terus bergerak secara dinamis, wajar jika berbagai tuntutan dan harapan turut mengiringi kerja-kerja birokrasi pada saat ini dan dimasa mendatang termasuk tuntutan dan harapan dari pimpinan negara maupun pimpinan daerah selaku pemegang mandat rakyat yang harus mempertanggungjawabkan mandat tersebut termasuk mempertanggungjawabkannya di hadapan Tuhan Yang Maha Esa. Berdasarkan hal yang telah saya sampaikan, melalui kesempatan upacara hari Kesadaran Nasional saat ini, saya ingin menyampaikan pesan dan harapan sebagai berikut :

Pertama saya menghendaki jajaran birokrasi pemerintah daerah mulai dari tingkat bawah hingga Unsur pimpinan yang berada di seluruh wilayah kabupaten Garut mengetahui dan memahami berbagai program-program pemerintahan dan pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2019-2024, seluruh aparatur birokrasi memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk mewujudkan seluruh program pemerintah daerah yang telah ditetapkan yang dimulai dari tanggung jawab maupun kewajiban untuk memenuhi sasaran kerja pegawai.

Kedua tingkatkan kualitas standar layanan kepada masyarakat melalui pengembangan standar operasional prosedur yang lebih transparan, akuntabel, cepat dan terpercaya yang menunjukkan kualitas pelayanan bermutu tinggi dan inovasi – inovasi dalam penyelenggaraan tugas, kembangkan semangat untuk melayani bukan untuk dilayani jangan persulit yang mudah dan mudahkanlah yang sulit jadilah problem solver bukan justru menjadi bagian dari masalah.

Ketiga kembangkan kompetensi diri dan integritas karena keduanya merupakan bagian integral dari pengembangan profesionalisme tidak akan terwujud aparatur profesional, jika tidak memiliki kecakapan atau keterampilan sesuai bidang tugasnya,Begitu pun tidak akan disebut sebagai aparatur yang profesional apabila saudara – saudara tidak mampu menunjukkan kerendahan hati, kejujuran, disiplin yang tinggi dan sifat mengayomi.

Di akhir sambutan ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh anggota Korpri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang terbaik yang tidak pernah berhenti

” Semoga ketulusan pengertian saudara-saudari cara sebagai bagian dari Amaliyah ibadah kehadirat Allah SWT, yang akan meninggikan derajat saudara-saudara sebagai makhluk Nya, semoga seluruh jajaran Korpri Kabupaten Garut senantiasa dalam lindungan rahmat dan ridho Allah dalam melanjutkan tugas dan pengabdiannya Amin ya robbal alamin” pungkas Bupati Garut.

Selain upacara bendera hari Kesadaran Nasional, Bupati Garut berkesempatan pula menyerahkan penghargaan kepada PNS yang telah memasuki masa Purnabakti, penyerahan hadiah kepada Juara Pameran Teknologi Tepat Guna, penyerahan lencana Satya Lencana Karya Satya, dan juara Puskesmas Pedesaan dan Puskesmas Terpencil.