Difteri Mulai Menyerang Masyarakat, Pandeglang Waspada

13.726 dibaca
Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Wiradani.

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Kasus Difteri yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), menjadi perhatian semua kalangan termasuk Pemerintah Kabupaten Pandeglang, di Pandeglang sudah 9 orang yang terserang penyakit Difteri yang tersebar di 5 Kecamatan. Kamis, 14 Desember 2017.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Wiradani, menjelaskan, sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure), pihaknya sudah lakukan tindakan sesuai dengan aturan.

Advertisement

“Orang yang dekat dengan pengidap penyakit tersebut, di Pandeglang sudah 9 orang yang kena, 1 orang meninggal karena telat dibawa ke Rumah Sakit, kemudian 8 orang dalam masa perawatan, semua kita lakukan pemeriksaan, mulai dari keluarga dekat, teman, guru di sekolahnya. Semua kita ambil sample, dengan melihat ciri ciri orang yang terkena Difteri,” jelasnya.

Masih kata Wiradani, Penyakit tersebut bisa melumpuhkan otot jantung, dengan menimbulkan kematian yang cukup cepat.

“Makanya kita lakukan perawatan yang maksimal, dengan melakukan isolasi terhadap penderita, satu-satunya untuk melakukan pencegahan dengan melakukan vaksin dan imunisasi. Kita harap kepada masyarakat jangan alergi terhada Imunisasi, karena sangat bermanfaat, imunisasi untuk menjaga ketebala tibuh, agar tidak mudah tertular oleh penyakit,” lanjutnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Pandeglang, Yanto, mengaku prihatin terhadap masyarakat yang terjangkit Difteri. Untuk itu, pihaknya akan melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan, guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

“Kami juga ikut prihatin kepada masyarakat yang terkena Difteri dan kami nanti akan melakukan ikhtiar, upaya-upaya dengan Dinas Kesehatan untuk melihat dan juga melakukan tindakan-tindakan preventif termasuk kalau pencegahan dan juga tindakan-tindakan pengobatan bagi yang terkena,”

Tambah Yanto, Dinas Kesehatan harus serius dan fokus menangani dampak Difteri pada masyarakat.

“Dinkes harus bekerja serius dan fokus, artinya melakukan pendataan bagi yang sudah terkena Difteri dan melakukan penyadaran masyarakat terkait dampak ini, sehingga kita bisa tahu penyebab dan apa yang harus kita lakukan untuk masyarakat yang terkena Difteri,” tambahnya ketika di temuin disela-sela pembukaan Porkab

EDITOR: WN