DPUPR Targetkan Bangun Jalan 50 KM 

20.258 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID PANDEGLANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang pada Tahun Anggaran (TA) 2018, tengah menargetkan bakal menghentaskan jalan rusak yang tersebar di Kabupaten Pandeglang dengan total yang bakal dibangun sekitar 50 KM.

Kepala DPUPR Kabupaten, Girgijantoro mengungkapkan, dari total panjang jalan di Kabupaten Pandeglang sekitar 683 Km, yang kondisinya baik itu mencapai sekitar 38,14 persen, sekitar 36 persen dengan kondisi sedang dan kemudian sisanya dalam kategori rusak berat dan sedang.

Advertisement

“Setiap tahunnya anggaran yang tersedia untuk membangun jalan yang rusak itu paling juga tersedia sekitar 120 miliar sampai 170 miliar. Alhamdulillah, pada tahun 2017 kami mampu membangun jalan rusak sekitar 79 Km. Semua pembangunan jalan yang sudah kami laksanakan fokus pada rigit beton dibandingkan hotmix, karena kontur tanah di Pandeglang tidak memungkinkan semuanya menggunakan hotmix,” kata Girgi, Jumat (30/03).

Untuk tahun 2018 ini ungkap Girgi, pihaknya tengah menargetkan pembangunan jalan rusak jumlah totalnya sekitar 50 Km. Dari jumlah total yang ditargetkan bakal dibangun itu semua tersebar di 35 kecamatan.

“Sama tahun ini juga dari total target yang akan kami bangun itu, kami fokus pada rigit beton dibandingkan hotmix. Hotmix juga memang ada, akan tetapi hotmix lebih fokusnya dipemeliharaan dan peningkatan juga ada untuk hotmix,” jelasnya.

Girgi menambahkan, dari total yang ditargetkan bakal dibangun itu. Pihaknya sudah memasukan dokumen lelang ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) sekitar 29 paket lelang dengan anggaran total baik dari Dana Alokasi Kuhsus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) TA 2018 yakni sebesar Rp 72 miliar.

“Kami gerak cepat sesuai intruksi Ibu Bupati Pandeglang Irna Narulita, makanya kami sudah lelangkan. Untuk DAK itu ada 3 paket pekerjaan dan dari DAU itu 26 pekerjaan, jadi totalnya ada 29 paket yang sudah masuk ke ULP. Pekerjaan pembangunan jalan itu bersumber dari DAK dan DAU dengan nilai masing-masing paketnya berpariatif, kalau total anggaran dari 29 paket itu berjumlah sekitar Rp 72 miliar lebih,” paparnya.

Dalam waktu dekat tambah Girgi lagi, pihaknya menargetkan akan melelangkan sekitar 40 paket pekerjaan. Intinya, semua paket pekerjaan yang sudah masuk baik pun yang belum ditargetkan cepat diselesaikan. “Dari 40 paket itu yakni 7 paket pembangunan jalan, 13 paket pembangunan jembatan dan 20 paketnya lagi lelang konsultan pengawas, alhamdulilah kemaren di musrenbang kita PUPR mendapatkan Penghargaan” peringkat terbaik pada pelaksanaan forum perangkat Daerah lingkup bidang fisik dan prasarana dalam rangkaian perencanaan kegiatan pembangunan tahun 2019, dari Ibu Bupati,,” pungkasnya.

Sementara, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku bahawa di kepemimpinanya dengan Tanto Warsono Arban masih memiliki pekerjaan rumah yang mesti dihentaskan terutama infrastruktur jalan. Maka dari itu kata dia, dengan waktu jabatannya masih tiga tahun, ia akan berjuang menghentaskannya.

“Insya Allah, kami dapat menuntaskan jalan-jalan yang kondisinya rusak. Intinya ibu (Irna menyebut dirinya) dengan pak Tanto selama menjabat dua tahun ini sudah mampu menghentaskan jalan rusak dengan jumlah total sekitar 160 Km, tinggal sisanya yang harus kami perjuangkan. Tentu saja, untuk kepentingan masyarakat akan kami perjuangkan, apalagi Infrastuktur jalan ini adalah hal yang sangat penting makanya di Tiga tahun kedepan dalam kepemimpinan saya sama pak Tanto,  mudah mudahan kita mampu menyelesaiikan permasalahan inprastuktur di pandeglang, minimal ada peningakatan di setiap tahunnya”. paparnya.