Garut Perkuat Irigasi dan Perlindungan Lahan Pangan, Bupati Temui Kementan

204 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur irigasi dan perlindungan lahan pangan. Upaya tersebut dibahas Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Advertisement

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Garut dan Kementan membahas sejumlah langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian, termasuk penguatan jaringan irigasi serta penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Bupati Abdusy Syakur Amin mengatakan, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Karena itu, pembenahan jaringan irigasi mulai dari saluran primer, sekunder hingga tersier perlu terus dilakukan agar pasokan air dapat tersedia sesuai kebutuhan petani.

“Upaya kita untuk menjamin supaya produktivitas petani Kabupaten Garut tetap terjaga sesuai dengan harapan, salah satunya dengan memperbaiki sarana irigasi, primer, tersier dan sekunder,” ujar Bupati.

Menurutnya, penguatan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya berdampak terhadap hasil pertanian, tetapi juga memberikan kepastian bagi petani dalam menjalankan aktivitas produksi.

Sekretaris Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI, Dhani Gartina, menyambut positif koordinasi yang dilakukan Pemkab Garut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pertanian yang dimiliki Garut.

Selain perbaikan irigasi, perlindungan lahan pertanian melalui LP2B dinilai penting untuk menjaga keberadaan lahan pangan agar tidak terus beralih fungsi. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan dalam jangka panjang.

Dhani berharap sinergi antara Kementan dan Pemkab Garut dapat mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat peran Garut sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Jawa Barat dan Indonesia.

“Sehingga Kabupaten Garut menjadi penyumbang swasembada pangan di Jawa Barat khususnya dan umumnya di Indonesia,” pungkasnya.