Golkar Tidak Akan Buka Penjaringan Akan Mengusung Kader Internal di Pilkada Pandeglang

2.261 dibaca

BUANAINDONESIA.CO ID, PANDEGLANG – Partai Golkar sudah menyatakan sikap tidak bakal membuka penjaringan pada perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, khususnya di Kabupaten Pandeglang. Karena Golkar sudah menyiapkan kader-kader terbaiknya baik itu petahana maupun bukan petahanan untuk diusung pada perhelatan tersebut.

Kader Golkar yang saat ini masih menjabat Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Tanto Warsono Arban menyatakan pembahasan Pikada Pandeglang ditingkat DPD Banten siapa saja yang bakal diusungnya sudah bersifat final. Bahkan kata dia, bukan hanya Pandeglang yang dilakukan pembahasan, akan tetapi ditiga wilayah lainnya juga yakni, Kabupaten Serang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Cilegon sudah final.

“Akan tetapi kapasitas yang menyampaikan hasilnya kepada masyarakat itu Ibu Tatu sebagai Ketua DPD Banten. Intinya Golkar sudah bersifat final, kita semua tunggu saja nanti,” kata Tanto saat ditemui disalah satu hotel di Pandeglang, Kamis 17 Oktober 2019.

Tanto W Arban memastikan dikeempat Kabupaten/Kota di Banten termasuk Kabupaten Pandeglang, pada perhelatan Pilkada nanti bakal memprioritaskan kader-kader internalnya yang diusung untuk maju. Hanya saja Tanto, tidak bisa memastikan siapa yang sudah disiapkan untuk maju di Pilkada Pandeglang.

Bahkan saat dipertegas Ketua DPD Golkar Banten pada acara silaturahmi dan pengarahan kepada fraksi Partai Golkar DPRD Banten dan DPRD di Kabupaten/Kota di Provinsi Banten telah menyebutkan Golkar memiliki kader petahanan termasuk nama Tanto di Kabupaten Pandeglang disebutkan. Tetap saja Tanto masih enggan membocorkan dan tidak bisa memastikan apakah dirinya yang dicalonkan kembali atau kader yang lain.

“Kader Golkar tidak boleh mendahului pimpinan, nanti Ibu Ketua DPD yang bakal menyampaikan. Yang pasti hasil pleno Ketua DPD Banten beserta jajaran itu sudah memastikan semua yang bakal bertarung itu kader partai Golkar. InsyaAllah semuanya sudah final tidak akan ada perubahan,” jelasnya.

Selain itu, Tanto juga memastikan bahwa Partai berlambang pohon beringin itu tidak akan membuka penjaringan baik itu di Pandeglang maupun di tiga Kabupaten/Kota lainnya. Sebab tegas dia, Golkar sudah memastikan bakal mengusung kader-kader internalnya. Walau namanya di gadang-gadang namun iya masih enggan berbicara,

“Jadi Golkar Provinsi Banten di empat Kabupaten/Kota termasuk yang menyelenggarakan Pilkada, Golkar tidak bakal membuka penjaringan calon Bupati dan Wakil Bupati. Karena kami sudah mendorong kader-kader terbaik, namun saya tidak mau mendahului Ketua DPD Golkar, nanti beliau yang akan menyampaikannya, insaallah ahir tahun ini di sampaikan ke publik” ujarnya.

Tanto juga mengklaim bahwa Golkar tengah memilki koalisi partai, dan bahkan koalisi itu sudah rampung dilakukan pembahasan. Tetapi menurutnya, dalam berpolitik itu perlu adanya kesatu pahaman. “Kolaisi partai ini sebtulnya insyaAllah sudah rampung, tetapi dalam berpolitik inikan perlu ada kesatu pahaman,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Banten ini menambahkan kembali, bahwa Partai Golkar itu perencanaanya selalu matang dan tidak gegabah dalam menentukan sikap. Artinya jelas dia, Partai Golkar itu pada saat bertarung di Pilkada dapat dipastikan menang.

“Siapapun kader Golkar yang diusung di Pandeglang dan 3 Kabupaten/Kota lainnya, insyaAllah maslahat untuk masyarakat. Sikap Golkar dalam perencanaanya untuk bertarung di Pilkada pasti berujung menang. Karena Golkar benar-benar matang merencanakannya,” pungkasnya.

Terpisah, bakal calon Bupati (Balonbup) yang sudah melamar ke PDIP dan NasDem Pandeglang, Irna Narulita mengaku, sangat mengapersiasi kebijakan partai Golkar yang tidak akan membuka penjaringan. Tapi ia masih berharap masih bisa berdampingan dengan kader Golkar pada perhelatan Pilkada nanti.

“Kan ibu (Irna menyebut dirinya,red) sudah tegaskan masih ingin bersama Tanto, Tanto kan kader Golkar yang berprestasi. Ditambah ibu juga sudah mendapatkan ridho dan dukungan suami agar bersama Tanto lagi. Mudah-mudahan kami bisa bersama lagi,” katanya singkat.